Perlinsos Digital Jadi Kunci Tekan Salah Sasaran Bansos

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan terus mempercepat penerapan Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos Digital) sebagai upaya memperbaiki akurasi data penerima bantuan sosial.

Pemerintah menilai kualitas data menjadi faktor penting agar bantuan yang disalurkan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, mengajak masyarakat yang belum terdaftar dalam program Perlinsos Digital agar segera melakukan pendaftaran. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kondisi sosial ekonomi warga dapat tercatat secara lebih akurat dalam sistem pemerintah.

Menurut Rahmad, masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara mandiri maupun melalui pendamping atau agen Perlinsos yang tersedia di kantor kelurahan dan kecamatan.

“Bagi masyarakat yang belum mendaftar, saya mengajak untuk segera melakukan pendaftaran, baik secara mandiri maupun melalui agen pendamping Perlinsos di kantor kelurahan atau kecamatan terdekat,” kata Rahmad, Jumat (21/8/2026).

Dalam proses pendaftaran, masyarakat perlu menyiapkan sejumlah dokumen pendukung, di antaranya Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan ID PLN.

Rahmad menekankan, masyarakat tidak hanya perlu memastikan dirinya terdaftar, tetapi juga memastikan informasi yang disampaikan sesuai dengan kondisi sebenarnya. Pembaruan data menjadi penting karena kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat mengalami perubahan.

“Data yang akurat akan membantu pemerintah menyalurkan bantuan sosial secara lebih cepat, tepat sasaran, kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.

Kurangi Potensi Kesalahan

Menurutnya, semakin lengkap dan akurat data yang dimiliki pemerintah, semakin mudah pula pemerintah menentukan bentuk intervensi yang sesuai. Hal ini juga dapat membantu mengurangi potensi kesalahan dalam menentukan penerima bantuan sosial.

Perlinsos Digital diharapkan menjadi bagian dari pembenahan sistem perlindungan sosial di Balikpapan. Digitalisasi tidak hanya diarahkan untuk mempercepat proses pendataan, tetapi juga membangun sistem pelayanan yang lebih terintegrasi dan transparan.

Dengan basis data yang lebih mutakhir, pemerintah dapat memiliki gambaran kondisi masyarakat secara lebih nyata. Data tersebut kemudian dapat menjadi dasar dalam menentukan berbagai kebijakan, termasuk program bantuan dan perlindungan sosial.

Bagi masyarakat, partisipasi dalam program ini menjadi langkah penting untuk memastikan kondisi mereka tercatat dalam sistem pemerintah. Terutama bagi warga yang memenuhi kriteria penerima bantuan, data yang tidak diperbarui berpotensi membuat kondisi sebenarnya tidak tergambarkan secara optimal.

Rahmad kembali mengajak masyarakat mendukung percepatan penerapan Perlinsos Digital di Balikpapan.

“Ayo segera daftar Perlinsos Digital. Mari kita bersama wujudkan pelayanan yang semakin mudah, transparan, dan tepat sasaran,” katanya.

Pemkot Balikpapan berharap keterlibatan aktif masyarakat dapat memperkuat sistem perlindungan sosial. Pemerintah tidak hanya membutuhkan sistem digital, tetapi juga data masyarakat yang benar, lengkap dan terus diperbarui.

Dengan demikian, Perlinsos Digital diharapkan tidak berhenti sebagai proses administrasi. Program tersebut menjadi instrumen untuk memastikan kebijakan pemerintah lebih berbasis data dan bantuan sosial dapat diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan.***

Penulis : Samsul/IG Rahmad Mas’ud

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses