Tiga Program Unggulan Disiapkan Batu Ampar Sambut Kelurahan Madani 2027
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, mulai menyusun langkah untuk mewujudkan pembangunan berbasis potensi lokal melalui. Program Kelurahan Madani yang direncanakan mulai berjalan pada 2027.
Program tersebut disiapkan sebagai upaya menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur. Tetapi juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, memperkuat pengelolaan lingkungan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Lurah Batu Ampar, Awan Darmawan, mengatakan pihaknya telah mengusulkan tiga program prioritas kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Balikpapan.
Ketiga program itu meliputi pembangunan kawasan pasar malam, rumah budidaya maggot untuk pengolahan sampah organik. Serta penyediaan fasilitas bermain indoor dan outdoor di sejumlah posyandu.
“Program Kelurahan Madani merupakan arahan dari Bappeda agar setiap kelurahan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki. Kami melihat Batu Ampar mempunyai peluang besar untuk menghadirkan program yang benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” kata Awan, Jumat (24/7/2026).
Ia menjelaskan, pasar malam direncanakan dibangun di kawasan RT 10, tepatnya di sekitar Gedung Serbaguna. Lokasi tersebut dinilai strategis karena mudah dijangkau masyarakat dan dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.
“Pasar malam ini kami siapkan sebagai ruang bagi pelaku UMKM untuk berjualan sekaligus menjadi tempat berkumpul masyarakat. Harapannya roda ekonomi warga bisa semakin bergerak,” ujarnya.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, Kelurahan Batu Ampar juga mengusulkan pembangunan rumah budidaya maggot dengan memanfaatkan aset milik Pemerintah Kota Balikpapan yang belum dimanfaatkan secara optimal.
“Budidaya maggot bukan hanya membantu mengurangi sampah organik, tetapi juga memiliki nilai ekonomi. Kami ingin masyarakat nantinya bisa mengelola fasilitas ini bersama-sama sehingga manfaatnya berkelanjutan,” jelas Awan.
Program berikutnya adalah penyediaan sarana bermain anak di posyandu. Menurut Awan, fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan pelayanan kesehatan yang lebih ramah anak sekaligus memberikan kenyamanan bagi orang tua yang membawa balita.
“Anak-anak yang datang ke posyandu nantinya memiliki ruang bermain yang aman dan nyaman. Kami berharap pelayanan kesehatan juga menjadi lebih menyenangkan bagi keluarga,” katanya.
Ada Pembangunan Fisik
Awan menuturkan seluruh usulan masih berada dalam tahap pembahasan bersama Bappeda dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Apabila memperoleh persetujuan, pembangunan akan mulai dilaksanakan pada 2027 melalui dukungan APBD.
“Karena ada pembangunan fisik, pelaksanaannya menyesuaikan proses penganggaran. Target kami seluruh program dapat direalisasikan secara bertahap hingga selesai,” ujarnya.
Ia menegaskan, konsep Kelurahan Madani tidak berhenti pada pembangunan fasilitas. Pengelolaan seluruh program nantinya akan melibatkan kelompok masyarakat agar manfaat ekonomi dan sosial dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Kami ingin masyarakat menjadi pelaku utama, bukan hanya penerima manfaat. Ketika warga ikut mengelola pasar malam maupun rumah maggot. Mereka akan memiliki rasa memiliki sehingga program ini bisa terus berkembang,” ungkapnya.
Awan berharap Program Kelurahan Madani mampu menjadi contoh pembangunan berbasis potensi lokal di Kota Balikpapan. Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang mandiri, produktif, berdaya saing, serta mampu meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.***
Penulis : Samsul
Editor : Ramadani
BACA JUGA
