Usai Pimpin Upacara Pengukuhan Paskibraka di Istana, Begini Ucapan Mengharukan Julita Rista Lestari
JAKARTA, Inibalikpapan.com – Julita Rista Lestari mencatat momen bersejarah bagi Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kalimantan Timur. Siswi asal Kukar itu terpilih sebagai anggota Paskibraka Nasional 2026 setelah daerahnya menanti selama 15 tahun untuk kembali mengirimkan wakil ke tingkat pusat.
Julita menjadi salah satu dari 76 putra-putri terbaik Indonesia yang resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional Tahun 2026 di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (15/8/2026).
Bagi Julita, terpilihnya sebagai Paskibraka Nasional bukan sekadar pencapaian pribadi. Ia membawa nama Kabupaten Kutai Kartanegara hingga ke panggung nasional setelah penantian panjang.
Bahkan Siswi SMA Negeri 1 Tabang Kukar itu, dipercaya menjadi Pemimpin Upacara pengukuhan Paskibraka Tingkat Pusat 2026. Julita memimpin langsung prosesi pengukuhan 76 anggota Paskibraka Nasional.
“Saya juga bangga, kenapa? Karena akhirnya setelah 15 tahun Kabupaten Kutai Kartanegara tidak mengirimkan untuk ke tingkat pusat, akhirnya setelah dari 26 ini saya bisa terpilih, puji Tuhan sekali Kak,” ungkap Julita, dikutip dari laman Setneg.
Julita Jadi Penanda Kebangkitan Kukar
Terpilihnya Julita menjadi catatan penting bagi Kutai Kartanegara. Setelah 15 tahun tidak mengirimkan perwakilan ke Paskibraka tingkat pusat, kini nama Kukar kembali berkibar melalui putri daerahnya.
Perjalanan Julita tentu tidak berlangsung singkat. Ia harus melewati proses seleksi hingga akhirnya dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka Nasional 2026.
Bersama 75 anggota lainnya dari berbagai provinsi, Julita kemudian menjalani rangkaian pendidikan dan pelatihan untuk mempersiapkan tugas besar mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, 17 Agustus 2026.
Perjuangan tersebut menjadi bukti bahwa kesempatan tampil di panggung nasional dapat diraih putra-putri daerah melalui proses panjang, kedisiplinan dan ketekunan.
Bukan Hanya Seleksi, Ada Perjuangan Melawan Keraguan
Kisah Julita menjadi bagian dari cerita perjuangan para anggota Paskibraka Nasional 2026.
Muhammad Furqoen Hakim, perwakilan Kepulauan Bangka Belitung, mengaku harus melewati seleksi berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kabupaten, provinsi hingga verifikasi tingkat pusat.
“Prosesnya banyak banget, Kak. Yang pertama itu dari proses seleksi sekolah, seleksi Kabupaten, provinsi, dan juga verifikasi tingkat pusat kemarin,” jelas Furqoen.
Sementara Angelica Theona Putri dari Jawa Timur mengungkapkan tantangan terbesar yang dihadapinya justru berasal dari dalam diri sendiri.
Ia sempat merasa minder ketika melihat peserta lain yang dinilainya lebih baik. Namun, keraguan tersebut perlahan berhasil dilawan hingga akhirnya ia terpilih.
“Saya sendiri kurang percaya diri, udah minder duluan ngelihat teman yang lebih baik dari saya. Saya kayak ah pasti gak bisa, ternyata bisa ngelawan ketidakpercayaan diri itu, berhasil Kak,” tuturnya.
Hal serupa dialami Gladys Manuella Aibekob dari Papua Tengah.
“Awalnya saya ragu, namun saya terus berusaha dan mencoba untuk hilangkan rasa ragu itu,” ujarnya.
Julita dan 75 Paskibraka Bersiap Jalankan Tugas Negara
Setelah resmi dikukuhkan, perjuangan Julita dan 75 anggota Paskibraka Nasional lainnya belum berakhir.
Mereka kini bersiap menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka pada 17 Agustus mendatang.
Persiapan fisik dan mental menjadi perhatian utama menjelang hari pelaksanaan.
Gladys misalnya, mulai menjaga pola makan dan mempersiapkan seluruh perlengkapan agar dapat menjalankan tugas secara maksimal.
“Saya mulai jaga makan Kak, supaya kesehatan saya tetap terjaga. Terus saya menyiapkan perlengkapan-perlengkapan saya agar tampil rapi dan baik,” katanya.
Hal serupa dilakukan Ismi Ulfaida, perwakilan Sulawesi Barat yang merupakan siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar.
Ia memilih menjaga kebugaran dengan tetap fokus berlatih, menjaga kesehatan, dan mengatur waktu tidur.
“Tetap fokus latihan, menjaga kesehatan, tidur teratur,” pungkasnya.
Bagi Julita Rita Lestari, keberhasilannya menembus Paskibraka Nasional 2026 menjadi lebih dari sekadar prestasi. Ia membawa kembali nama Kutai Kartanegara ke panggung Paskibraka tingkat pusat setelah 15 tahun menunggu, sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan Kalimantan Timur.
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
