Wakil Gubernur Kaltim Imbau Jemaah Haji Belanja Oleh-oleh di Dalam Negeri

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, mengatakan Balikpapan memiliki peran strategis sebagai pintu gerbang Kalimantan Timur sekaligus penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), sehingga membutuhkan perencanaan pembangunan yang terarah dan terintegrasi. (Foto: Pemprov Kaltim)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji mengimbau para jemaah haji yang baru kembali ke Tanah Air agar memprioritaskan pembelian oleh-oleh di dalam negeri.

Imbauan ini disampaikan sebagai upaya memperkuat perputaran ekonomi daerah sekaligus mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Seno Aji menyampaikan hal tersebut saat menyambut kedatangan jemaah haji Kloter Dua Embarkasi Balikpapan, Rabu (10/6/2026). Ia menuturkan, kebiasaan jemaah yang kerap berbelanja oleh-oleh saat berada di Mekkah dan Madinah diharapkan dapat mulai beralih ke produk dalam negeri.

“Selamat datang kepada para jemaah haji Kalimantan Timur. Terkait oleh-oleh, sebaiknya para jemaah berbelanja di Tanah Air saja karena saat ini sudah banyak toko lokal yang menyediakan oleh-oleh khas haji yang lengkap,” ujar Seno Aji.

Ia menambahkan, kebijakan pembatasan bagasi dari maskapai penerbangan dapat menjadi momentum untuk mengubah pola belanja jemaah. Selain lebih efisien, langkah tersebut dinilai mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi pelaku usaha lokal.

Menurut Seno Aji, perputaran uang dari aktivitas konsumsi jemaah haji dan umrah yang terserap di dalam negeri akan langsung berdampak pada peningkatan pendapatan UMKM.

“Jika jemaah berbelanja di Tanah Air, para pelaku usaha kecil dan menengah kita bisa mendapatkan pendapatan langsung. Berkah ibadah haji itu bisa ikut dirasakan masyarakat di daerah,” ujarnya.

Kloter Dua Balikpapan

Sementara itu, Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Balikpapan, Suharto Baijuri, memastikan proses kepulangan jemaah Kloter Dua berlangsung aman dan lancar. Rombongan tiba di Balikpapan menggunakan maskapai Garuda Indonesia setelah terbang dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, dengan transit di Medan.

Ia menjelaskan, kloter tersebut berjumlah 360 jemaah yang mayoritas berasal dari Kota Balikpapan. Namun, terdapat satu jemaah yang tidak dapat kembali bersama rombongan karena meninggal dunia di Mekkah akibat penyakit hipertensi yang memicu serangan jantung.

“Almarhum dimakamkan di Mekkah Al-Mukarramah. Sebagai pengganti, satu jemaah tanazul dari Kutai Kartanegara yang semula berada di Kloter Lima telah ditempatkan dalam kloter ini,” jelas Suharto.

Kedatangan jemaah haji ini disambut haru oleh keluarga yang telah menunggu sejak pagi di area kedatangan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan. Pemerintah daerah berharap seluruh jemaah dapat kembali ke keluarga dalam keadaan sehat serta membawa nilai-nilai spiritual dari ibadah haji ke tengah masyarakat.

Jika kamu mau, saya juga bisa buatkan versi headline lebih kuat, versi rilis humas, atau versi media online SEO.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses