6.000 Jemaah Indonesia Tiba di Madinah, Petugas Ingatkan Bahaya Cuaca Panas dan Hidrasi
MADINAH, Inibalikpapan.com — Gelombang pertama jemaah haji Indonesia resmi mendarat di Madinah, Arab Saudi, Kamis (23/4/2026). Mengingat tingginya persentase jemaah lanjut usia (lansia), pemerintah memberikan peringatan keras agar jemaah membatasi aktivitas luar ruangan yang tidak perlu demi menjaga kondisi fisik menjelang puncak haji.
Berdasarkan data dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, sebanyak 5.997 jemaah yang tergabung dalam 15 kelompok terbang (kloter) tiba secara bertahap melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA).
Waspadai Cuaca Ekstrem: Minum Air Tiap 20 Menit
Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, Khalilurrahman, mengimbau jemaah untuk waspada terhadap perubahan cuaca di tanah suci. Ia menekankan pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD) untuk menghindari sengatan panas (heatstroke).
“Jemaah diimbau menggunakan payung, kacamata, masker, serta alas kaki yang nyaman. Selain itu, penting untuk rutin minum air, sekitar dua hingga tiga teguk setiap 20–30 menit, jangan menunggu haus,” tegasnya. Penggunaan tabir surya (sunscreen) dan pelembap bibir juga sangat disarankan untuk menghadapi udara kering.
Lansia Jadi Prioritas, Hotel Hanya 50 Meter dari Nabawi
Kabar baik bagi jemaah gelombang pertama, khususnya kloter dari Yogyakarta, Jakarta, Medan, Lombok, Solo, dan Makassar. Sebanyak 2.500 jemaah menempati hotel di area Markaziyah yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari pintu 330 Masjid Nabawi.
Fasilitas penginapan yang sangat dekat ini sengaja disiapkan untuk memudahkan jemaah lansia dan penyandang disabilitas dalam melaksanakan ibadah rutin maupun ziarah ke Raudhah tanpa harus menempuh perjalanan jauh yang melelahkan.
Inovasi Kartu Nusuk: Dibagikan Sejak di Tanah Air
Pelayanan haji tahun 2026 juga membawa perubahan signifikan terkait distribusi Kartu Nusuk. Jika tahun-tahun sebelumnya kartu ini dibagikan setibanya di Arab Saudi, tahun ini jemaah sudah mengantongi kartu sakti tersebut sejak keberangkatan dari embarkasi di tanah air.
Setibanya di hotel di Madinah, pihak syarikah (perusahaan pelayanan haji Saudi) hanya perlu melakukan sosialisasi teknis mengenai penggunaan kartu tersebut untuk akses masuk ke berbagai fasilitas ibadah.
Pesan Konsul Jenderal: Jangan Memaksakan Diri
Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron B. Ambary, mengingatkan bahwa rangkaian ibadah haji masih sangat panjang hingga puncaknya pada Mei mendatang.
“Jemaah diharapkan selalu menjaga kesehatan dan tidak memaksakan diri dalam beribadah sunnah jika kondisi tubuh sedang tidak fit. Fisik yang prima adalah kunci untuk menjalani puncak haji dengan baik,” pesan Yusron. / kemenhaj
BACA JUGA
