Agar Tak Ada Lagi Parkir Truk Semrawut, Pembangunan Depo Kontainer Balikpapan Dikebut

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan mulai mempercepat pembangunan depo kontainer terpadu yang disiapkan untuk menata kendaraan angkutan barang sekaligus mendukung kelancaran arus logistik di kota ini. Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 11,2 hektare milik Pemkot Balikpapan tersebut kini memasuki tahap pembersihan lahan atau land clearing.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, mengatakan progres pembersihan lahan saat ini telah mencapai sekitar 70 persen. Pemerintah optimistis pekerjaan tersebut dapat selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Alhamdulillah progres pembersihan lahan sudah sekitar 70 persen. Kami optimistis dalam lima minggu ke depan proses land clearing dapat diselesaikan, dan seluruh pekerjaan sesuai kontrak selesai dalam enam minggu ke depan,” ujar Fadli.

Menurutnya, pembangunan depo kontainer menjadi salah satu langkah penting untuk mengatasi persoalan kendaraan angkutan barang yang selama ini kerap menggunakan badan jalan sebagai lokasi parkir sementara. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu lalu lintas, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi pengguna jalan lainnya.

Pada tahap awal, depo kontainer ini dirancang mampu menampung sekitar 23 unit truk dengan berbagai ukuran kontainer. Kawasan tersebut juga disiapkan untuk melayani kendaraan logistik berukuran besar dengan panjang hingga 18 meter.

“Fasilitas ini memang dirancang untuk kendaraan angkutan barang berukuran besar sehingga kebutuhan parkir dan operasional armada logistik dapat terakomodasi dengan baik,” katanya.

Selain menjadi area parkir resmi bagi kendaraan logistik, kawasan depo nantinya akan dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung. Salah satunya adalah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang difokuskan untuk melayani kebutuhan solar armada truk.

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional kendaraan logistik karena pengemudi tidak perlu keluar kawasan untuk mendapatkan pasokan bahan bakar.

Untuk pengembangan tahap berikutnya, Pemkot Balikpapan akan mengupayakan dukungan pembiayaan melalui APBD Kota Balikpapan maupun bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam waktu dekat, Wali Kota Balikpapan bersama jajaran pemerintah kota juga dijadwalkan meninjau langsung lokasi proyek guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana.

Jika seluruh tahapan berjalan lancar, depo kontainer terpadu ini ditargetkan mulai berfungsi pada tahun depan. Kehadirannya diharapkan mampu mengurangi parkir liar kendaraan berat, memperlancar distribusi barang, sekaligus memperkuat peran Balikpapan sebagai salah satu pusat logistik utama di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Penulis: Samsul

Editor: Donny

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses