Australia vs Mesir: Adu Disiplin Socceroos Hadapi Magis Mohamed Salah

Timnas Australia saat berhasil mengalahkan Turki dengan skor 2-0 pada pertandingan Piala dunia di grup C.(Foto:Viva.co.id/Inibalikpapan.com)
Timnas Australia saat berhasil mengalahkan Turki dengan skor 2-0 pada pertandingan Piala dunia di grup C.(Foto:Viva.co.id/Inibalikpapan.com)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Piala Dunia 2026 memasuki hari terakhir babak 32 besar dengan duel menarik antara Timnas Australia menghadapi Egypt di AT&T Stadium, Arlington, pada Sabtu (4/7) dini hari pukul 02.00 WITA.

Laga ini menjadi kesempatan emas bagi kedua negara untuk mengukir sejarah. Australia belum pernah memenangi pertandingan fase gugur Piala Dunia, begitu pula Mesir yang untuk pertama kalinya tampil di babak knockout turnamen terbesar dunia tersebut.

Australia lolos sebagai runner-up Grup D setelah melewati persaingan ketat bersama Amerika Serikat, Paraguay, dan Turki. Sementara Mesir tampil impresif sebagai peringkat kedua Grup G tanpa sekalipun menelan kekalahan, hanya kalah selisih dari Belgia.

Secara kualitas individu, Mesir sedikit lebih diunggulkan. Kehadiran Mohamed Salah menjadi pembeda utama setelah tampil konsisten sepanjang fase grup. Penyerang Liverpool tersebut menjadi pusat kreativitas sekaligus ancaman terbesar bagi lini belakang Socceroos, meski kondisinya sempat diragukan akibat masalah hamstring.

Di sisi lain, pelatih Tony Popovic menegaskan timnya tidak akan terpaku pada sosok Salah. Menurutnya, Australia telah menyiapkan skenario menghadapi Mesir baik dengan maupun tanpa sang bintang di lapangan.

Australia diperkirakan kembali mengandalkan organisasi pertahanan yang disiplin serta serangan balik cepat. Kecepatan Nestory Irankunda di sisi sayap menjadi salah satu senjata utama, sementara duel udara melalui Harry Souttar berpotensi menjadi ancaman dari situasi bola mati.

Mesir sendiri memiliki lebih banyak variasi serangan. Selain Salah, mereka masih mengandalkan Omar Marmoush yang terus memberikan ancaman meski belum terlalu tajam di depan gawang. Kombinasi keduanya diperkirakan akan menguji solidnya pertahanan Australia.

Pelatih Popovic menyebut laga ini sebagai peluang bersejarah bagi sepak bola Australia. Setelah dua kali kandas di fase gugur melawan Italia pada 2006 dan Argentina pada 2022—yang sama-sama berakhir menjadi juara dunia—Socceroos kini ingin menulis cerita berbeda.

Secara statistik, pertandingan diprediksi berlangsung ketat dengan tempo berhati-hati. Australia kemungkinan akan lebih banyak bertahan dan menunggu momentum serangan balik, sedangkan Mesir berusaha menguasai penguasaan bola melalui kreativitas lini tengah dan kualitas individu Salah.

Mesir sedikit lebih diunggulkan berkat kualitas individu dan kedalaman lini serang, namun Australia berpotensi memaksa pertandingan berjalan hingga babak tambahan waktu jika mampu mempertahankan disiplin bertahan.

Prediksi skor: Australia 0-1 Mesir.

Sumber : Reuters / FIFA

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses