Konfrensi Pers Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan

Balikpapan Kembalikan 3.200 Dosis Vaksin AstraZeneca CTMAV547

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pasca dihentikannya  distribusi dan penggunaan vaksin AstraZeneca batch CTMAV574, Pemeritah Kota (Pemkot) Balikpapan mengembalikan vaskin yang telah diterima.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, tdak semua vaksin yang dikembalikan. Karena hanya vaksin AstraZeneca batch CTMAV547 (bukan 574) atau kode tertentu yang dikembalikan.

“Jadi vaksin astrazaneca yang telah kami terima sebanyak 320 vial atau 3.200 dosis belum terpakai, ini baru diterima, dikembalikan kembali ke Jakarta,” ujarnya dalam konfrensi pers, Senin (17/05/2021)

Dia mengatakan, vaksin tersebut, kini tengah dikaji ulang sekita dua minggu oleh Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imuniasi (KIPI). Jika penggunaannya aman maka akan dikembalikan ke daerah.

“Kami menunggu pengkajian sekitar 2 minggu oleh Komnas KIPI jika itu aman untuk digunakan maka tentu akan dikembalikan karena memang sudah dialokasikan untuk Balikpapan,” ujarnya,

“Ini sedang penelitian ulang, dikaji ulang terkait dengan KIPI. Jadi akan dikembaalikan ke daerah jika aman,”

Sebelumnya Pemerintah menghentikan sementara distribusi dan penggunaan vaksin AstraZeneca batch CTMAV547. Meskipun, pemerintah menyatakan, vaksin tersebut aman diguinakan.

“Ini adalah bentuk kehati-hatian pemerintah untuk memastikan keamanan vaksin ini. Kementerian Kesehatan menghimbau masyarakat untuk tenang dan tidak termakan oleh hoax yang beredar,” kata juru bicara Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi.

“Masyarakat diharapkan selalu mengakses informasi dari sumber terpercaya. Penggunaan vaksin AstraZeneca tetap terus berjalan dikarenakan vaksinasi COVID-19 membawa manfaat lebih besar,” ujar Nadia.

Comments

comments

Baca juga ini :  Warga Balikpapan ODP Jika Ada Keluhan Segera ke RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.