Bayan Open 2026 Kembali Hadir di Balikpapan, 1.292 Peserta Ramaikan Turnamen Tahun Kelima

Bayan Open 2026 berlangsung pada 24–29 Agustus 2026 di tiga lokasi, yakni Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, GOR Indoor BJBJ, dan GOR Hevindo Arena. (Foto: Samsul/Inibalikpapan)

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com — Sebanyak 1.292 peserta ambil bagian dalam Bayan Open 2026 yang kembali digelar di Balikpapan. Turnamen bulutangkis yang diselenggarakan PT Bayan Resources Tbk ini memasuki tahun kelima penyelenggaraan secara berturut-turut.

Bayan Open 2026 berlangsung pada 24–29 Agustus 2026 di tiga lokasi, yakni Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, GOR Indoor BJBJ, dan GOR Hevindo Arena.

Para peserta berasal dari berbagai kelompok usia, mulai kategori usia dini, taruna, hingga veteran. Mereka bersaing dalam rangkaian pertandingan yang menjadi bagian dari agenda olahraga tahunan Bayan di Balikpapan.

Ketua Panitia Bayan Open 2026, Sugianto, mengatakan tingginya partisipasi peserta menunjukkan antusiasme terhadap turnamen sekaligus kebutuhan akan ruang kompetisi bagi atlet-atlet muda.

Menurut dia, Bayan Open tidak sekadar menjadi agenda pertandingan tahunan. Tetapi terus berkembang sebagai bagian dari proses pembinaan atlet bulu tangkis di Indonesia.

“Yang paling penting bukan hanya pertandingan dan siapa yang menjadi juara. Kami ingin anak-anak mendapatkan pengalaman, bertemu lawan dari berbagai daerah, dan belajar bagaimana membangun mental bertanding,” kata Sugianto.

Ajang Belajar dari Atlet Kelas Dunia

Selain menjadi ajang kompetisi, Bayan Open juga menjadi ruang bagi para peserta untuk mendapatkan pengalaman dan pembelajaran dari atlet-atlet yang telah memiliki pengalaman di level nasional maupun internasional.

Salah satunya melalui coaching clinic yang digelar sebelum rangkaian pertandingan. Tahun ini, dua pebulutangkis Indonesia, Jonatan Christie dan Hendra Setiawan, hadir untuk berbagi pengalaman dan memberikan materi kepada peserta.

Kehadiran keduanya menarik perhatian para peserta. Sejumlah pebulutangkis muda mendapat kesempatan berlatih, mencoba teknik, sekaligus melihat secara langsung bagaimana pemain profesional membangun permainan di lapangan.

Dalam coaching clinic tersebut, Jonatan dan Hendra memperagakan sejumlah teknik permainan. Mulai dari bertahan, membangun serangan hingga membaca arah permainan lawan.

Konsep coaching clinic tahun ini juga berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Hendra mengatakan, pada Bayan Open tahun lalu ia memberikan materi untuk nomor ganda. Tahun ini, materi lebih diarahkan pada permainan tunggal.

“Tahun lalu saya memberikan coaching clinic ganda dan tahun ini saya akan memberikan coaching clinic tunggal,” ujar Hendra sembari memperagakan teknik permainan tunggal bersama Jonatan.

Bagi peserta, sesi tersebut menjadi kesempatan untuk belajar langsung dari dua pemain yang telah lama menghiasi panggung bulutangkis Indonesia dan dunia.

Tak Sekadar Ajang Olahraga

Tak hanya olahraga, rangkaian Bayan 2026 juga mencakup kegiatan di sektor ekonomi kreatif melalui Bayan Craft Art 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 24–30 Agustus itu melibatkan 83 pelaku UMKM dari berbagai bidang. Mulai kuliner, kerajinan, ekonomi kreatif, hingga seni dan budaya.

Rangkaian kegiatan tersebut membuat Bayan 2026 tidak hanya berfokus pada kompetisi olahraga. Turnamen bulutangkis dan kegiatan ekonomi kreatif digelar bersamaan untuk menghadirkan ruang bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.

Bayan Open sendiri telah menjadi agenda tahunan yang mempertemukan peserta dari berbagai kelompok usia. Memasuki penyelenggaraan kelima, turnamen ini kembali membawa semangat kompetisi. Sekaligus memberikan ruang bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman dari para pemain berpengalaman.***

Penulis: Samsul
Editor: Donny M.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses