Sekolah Rakyat Balikpapan Dibiayai Pemerintah Pusat, Pemkot Siapkan Lahan

Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo

BALIKPAPAN,Inibalikpapan com — Pemerintah Kota Balikpapan menyiapkan lahan untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Berbeda dari rencana awal, pembiayaan pembangunan Sekolah Rakyat tersebut bukan berasal dari Pemerintah Kota Balikpapan, melainkan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos).

Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengatakan, Pemkot Balikpapan berperan menyiapkan dan memastikan kesiapan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.

“Pembiayaannya dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial. Pemerintah kota menyiapkan lahannya,” ujar Bagus.

Sekolah Rakyat dirancang sebagai fasilitas pendidikan terpadu yang menyasar masyarakat dari kelompok ekonomi terbawah, khususnya keluarga yang masuk kategori desil 1 dan desil 2.

Konsep pendidikan yang disiapkan tidak hanya menyediakan ruang belajar, tetapi juga fasilitas pendukung berupa asrama atau sistem boarding school serta sarana olahraga. Jenjang pendidikan yang terintegrasi mencakup SD, SMP hingga SMA.

Sebelumnya, rencana Sekolah Rakyat disebut akan memanfaatkan sekitar tujuh hektare lahan kawasan bumi perkemahan. Namun, dalam perkembangan terbaru, Pemkot Balikpapan juga menyiapkan rencana pengembangan fasilitas pendidikan negeri terpadu di kawasan Sirkuit Teritip.

Di kawasan tersebut terdapat lahan sekitar 76 hektare. Dari luasan itu, sekitar 20 hektare direncanakan untuk pembangunan sekolah negeri terintegrasi yang mencakup jenjang PAUD, SD hingga SMA.

Dengan demikian, pengembangan pendidikan di Balikpapan tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan Sekolah Rakyat, tetapi juga memperluas akses terhadap sekolah negeri melalui pembangunan kawasan pendidikan terpadu.

Bagus menjelaskan, penyiapan lahan menjadi bagian penting agar pembangunan dapat segera direalisasikan. Pemerintah kota juga terus melakukan proses administrasi dan sertifikasi terhadap lahan yang akan digunakan.

“Yang kita prioritaskan sekarang adalah memastikan lahannya jelas dan sudah bersertifikat. Setelah itu, pemerintah pusat dapat melanjutkan proses pembangunan sesuai program yang sudah disiapkan,” katanya.

Menurut dia, keberadaan fasilitas pendidikan terpadu menjadi kebutuhan penting bagi Balikpapan yang terus berkembang. Pertumbuhan penduduk dan kebutuhan pendidikan membuat penambahan kapasitas sekolah menjadi salah satu pekerjaan yang harus dipersiapkan sejak dini.

Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu bentuk keberpihakan pemerintah kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu. Melalui fasilitas pendidikan dan asrama yang terintegrasi, siswa diharapkan memperoleh kesempatan belajar yang lebih baik tanpa terbebani persoalan ekonomi keluarga.

Di sisi lain, rencana sekolah negeri terpadu di Teritip juga diharapkan menjadi investasi jangka panjang pemerintah dalam memperkuat layanan pendidikan.

Bagi pemerintah kota, pembangunan sekolah bukan sekadar menambah bangunan, tetapi membuka jalan agar semakin banyak anak Balikpapan memperoleh kesempatan tumbuh dan belajar secara layak. Sebab, ketika pendidikan dibangun dengan hati dan keberpihakan, masa depan kota pun ikut disiapkan dengan cinta.***

Penulis : Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses