Bertemu Wali Kota, Kepala BI Balikpapan Bahas Penguatan Kolaborasi Hadapi Dampak IKN
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan dan Bank Indonesia memperkuat koordinasi untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hal itu mengemuka dalam audiensi antara Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, di Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan, Kamis (25/6/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari pengendalian inflasi daerah, percepatan digitalisasi sistem pembayaran, penguatan investasi, hingga kesiapan Balikpapan sebagai salah satu kota penyangga utama IKN.
Wali Kota Rahmad mengatakan sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia perlu untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap stabil. Terlebih di tengah dinamika pembangunan yang terus berkembang.
“Dukungan Bank Indonesia selama ini sangat membantu berbagai program strategis daerah. Sinergi yang terjalin menjadi modal penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang sehat sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Salah satu fokus pembahasan adalah percepatan digitalisasi transaksi keuangan, baik pada sektor pelayanan publik maupun aktivitas ekonomi masyarakat.
Pemerintah Kota Balikpapan bersama Bank Indonesia mendorong pemanfaatan sistem pembayaran digital yang lebih luas guna meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi digital di daerah.
Selain digitalisasi, pengendalian inflasi juga menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Stabilitas harga kebutuhan pokok dinilai penting. Untuk menjaga daya beli masyarakat sehingga koordinasi lintas instansi akan terus diperkuat guna memastikan pasokan dan harga tetap terkendali.
BI Balikpapan Beri Dukungan Penuh
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Robi Ariadi menegaskan komitmen Bank Indonesia untuk terus mendukung berbagai program pembangunan ekonomi daerah melalui kebijakan dan program pendampingan yang berkelanjutan.
Balikpapan dinilai memiliki posisi strategis sebagai gerbang utama Kalimantan Timur dan pusat aktivitas ekonomi yang semakin berkembang seiring pembangunan IKN.
Dengan posisi tersebut, Robi bilang Balikpapan memiliki peluang untuk memperkuat perannya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi regional. Selain itu, menarik investasi baru, serta membuka lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.
Audiensi mereka tutup dengan kesepakatan untuk terus memperkuat koordinasi dan memperluas ruang kerja sama. Terutama dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah di tengah perkembangan kawasan IKN.***
Penulis: Samsul
Editor: Donny Moslem
BACA JUGA
