Diduga Akibat Pembangunan Madrasah Aliyah, 14 Rumah Di Graha Indah Rusak Parah

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Warga yang bermukim di Jalan Padat Karya Km 8,5 tepatnya RT 61 Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara dibuat resah, pasalnya diduga akibat dari adanya pembangunan gedung Madrasah Aliyah Negeri (MAN) yang tak jauh dari pemukiman warga, membuat bangunan rumah banyak yang retak-retak dan sudah tak bisa dihuni lagi. 

Iswadi salah seorang pemilik rumah yang kondisinya banyak mengalami keretakan, bahkan ada beberapa titik sudah amblas menceritakan, awal mula kejadian ini pada 2018 silam, kala itu di lingkungan  RT 61 Graha Indah ada proses land clearing atau penataan pahan yang rencananya untuk pengembangan sekolahan MAN di Kota Balikpapan.

Dalam pelaksanaan project tersebut memang awalnya belum ada dampak yang signifikan terhadap rumah warga, namun hal tersebut berubah setelah proses land clearing selesai, semua pohon-pohon di tebang habis hingga areanya jadi gundul. 

“Mulailah dari itu ada longsor kecil di sekitar proyek tapi tidak sampai pemukiman, dengan berjalannya waktu terlihat project pembangunannya malah tertunda sementara hingga akhir tahun 2018,” ujar Iswadi kepada media, Jumat (14/1/2022).

Lanjut Iswadi, barulah di tahun 2020 proyek mulai dilanjutkan kembali, dari pekerjaan kontruksi yang menggunakan alat berat penggalian, kendaraan proyek juga mulai lalu lalang di sekitar lingkungan warga.

“Kami juga sudah mengingatkan pada pimpinan proyek, hati-hati alat berat bekerja dan beraktivitas siang dan malam hari, apa sebaiknya di sosialisasikan ke warga sekitar, tetapi malah tidak ditanggapi secara profesional,” akunya. 

Sejak padatnya aktivitas proyek tersebut sekita bulan Mei 2020 hingga Desember 2020, rumah di sekitar proyek sudah mulai retak, tanah sepanjang 200 meter bergerak yang mengakibatkan pondasi rumah warga pada amblas dan semakin melebar.

Baca juga ini :  Sejak 2017 Sebanyak 4.699 Orang Melepas Warga Negara Indonesia

“Kalau sudah hujan, kami jadi tambah khawatir karena takut tambah parah rusaknya,” akunya. 

Dirinya berharap ada kepedulian dari Pemkot Balikpapan, maupun dari Kemenag Kota Balikpapan agar bisa memberian perhatian kepada warga yang rumahnya banyak rusak. 

“Yang rusak itu ada 14 rumah, tapi yang sudah tidak bisa ditinggalin lagi ada 9 rumah,” tutupnya. 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.