Dua Kebakaran Lahan Terjang Manggar, Warga Bergerak Cepat Selamatkan Permukiman
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Dua kebakaran lahan terjadi di Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, Rabu (2/9/2026). Berkat respons cepat warga bersama BPBD, TNI, Polri, dan relawan, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke permukiman.
Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 13.00 WITA di Jalan PJHI Dalam RT 81. Api membakar lahan kosong seluas sekitar 1.500 meter persegi yang diduga milik warga bernama Ali Min. Kondisi vegetasi yang kering membuat api berpotensi cepat meluas.

Kapolsek Balikpapan Timur AKP M. Chusen mengatakan kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar. Ketua RT 81, Andi Aslam, awalnya mendengar suara yang dikira hujan. Namun saat keluar rumah, ia justru melihat lahan kosong sudah terbakar.
“Warga langsung melakukan pemadaman secara mandiri dengan peralatan seadanya. Sebelum BPBD tiba, api sudah berhasil dikendalikan bersama relawan Katana Kelurahan Manggar,” ujar Chusen.
Warga memadamkan api menggunakan kayu berdaun, lalu menyiram area yang terbakar dengan air untuk mencegah bara kembali menyala.
Api Membesar, Warga Selamatkan Ternak
Di hari yang sama, kebakaran kembali terjadi di Jalan Mu’in Faisal RT 10. Kali ini, api melahap lahan sekitar 4 hektare yang diperkirakan milik keluarga besar Ladeni.
Seorang warga bernama Husen, yang bekerja sebagai pembuat bata, pertama kali melihat kobaran api. Ia langsung berlari ke lokasi untuk menyelamatkan tiga ekor sapi yang sedang berada di area tersebut.
“Warga yang melihat api langsung menuju lokasi untuk mengamankan ternaknya. Saat itu api terlihat semakin membesar dan merambat,” kata Chusen.
Mendapat laporan itu, Polsek Balikpapan Timur berkoordinasi dengan BPBD Kota Balikpapan. Tim gabungan kemudian mengerahkan tiga kendaraan pemadam, satu kendaraan pendukung, termasuk mobil pemadam BPBD, mobil pemadam Lanud Dhomber, water cannon Satbrimob Polda Kaltim, serta satu unit ambulans.
Setelah berjibaku hingga sekitar pukul 16.30 WITA, api akhirnya berhasil dipadamkan dan petugas melanjutkan proses pendinginan.
Penyebab Masih Diselidiki
Dari dua kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan rumah warga. Polisi juga belum menemukan orang di sekitar titik awal munculnya api saat kebakaran pertama kali diketahui.
“Penyebabnya masih kami dalami. Kami mengumpulkan keterangan saksi untuk mengetahui dari mana api pertama kali muncul,” ujar Chusen.
Pascakebakaran, polisi bersama BPBD, TNI, pemerintah kelurahan, Ketua RT, dan relawan terus memantau lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.
Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah, rumput, maupun membuka lahan dengan cara membakar, terutama saat kondisi cuaca membuat vegetasi menjadi kering.
Menurut Chusen, kebakaran lahan bisa dicegah dari langkah sederhana, seperti tidak meninggalkan sumber api sembarangan dan segera melaporkan jika melihat kepulan asap atau titik api di sekitar lingkungan.***
Penulis: Samsul
Editor: Rizki
BACA JUGA
