HKG PKK Ke-54 Balikpapan, Penguatan Keluarga Jadi Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045
BALIKPAPAN,Inibalikpapan com – Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-54 Tahun 2026 Kota Balikpapan menjadi momentum bagi Tim Penggerak (TP) PKK untuk meneguhkan kembali komitmen dalam memperkuat peran keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa.
Semangat tersebut sejalan dengan tema HKG PKK tahun ini, “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita Wujudkan Indonesia Emas 2045.”
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan, Hj. Nurlena Rahmad Mas’ud, mengatakan bahwa peringatan HKG PKK bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan gerakan PKK agar semakin adaptif menghadapi tantangan zaman.
Menurutnya, keluarga merupakan titik awal lahirnya generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Karena itu, penguatan 10 Program Pokok PKK harus terus dioptimalkan sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan nasional maupun daerah.
“PKK hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun keluarga yang tangguh. Dari keluargalah nilai-nilai Pancasila ditanamkan, pendidikan karakter dimulai, kesehatan dijaga, ketahanan pangan dibangun, hingga lahir generasi penerus yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Nurlena, Selasa (28/7/2026).

Ia menegaskan, kader PKK memiliki peran penting dalam menggerakkan perubahan sosial di tengah masyarakat. Melalui jaringan organisasi yang menjangkau hingga tingkat kelurahan dan Dasawisma, berbagai program pemberdayaan keluarga dapat dijalankan secara lebih efektif dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Perkuat Kolaborasi Sesama
Nurlena juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah, perangkat daerah, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat, hingga para kader PKK untuk terus memperkuat kolaborasi.
Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar program-program pemberdayaan keluarga memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan.
“Gerakan PKK tidak dapat berjalan sendiri. Kolaborasi yang kuat akan memperbesar dampak setiap program, sehingga kesejahteraan keluarga dapat terus meningkat dan pembangunan daerah semakin berkualitas,” katanya.
Selain menjadi mitra pembangunan, lanjut Nurlena, PKK juga memiliki tanggung jawab sosial dalam menghadirkan kepedulian kepada masyarakat, terutama saat menghadapi berbagai tantangan maupun bencana. Semangat gotong royong dan empati yang selama ini menjadi identitas kader PKK harus terus dipelihara sebagai kekuatan sosial di tengah masyarakat.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan kader PKK di Kota Balikpapan yang selama ini bekerja secara sukarela dengan penuh dedikasi. Pengabdian yang dilakukan, kata dia, menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh kekuatan masyarakat yang bergerak bersama dari lingkungan keluarga.
“Peringatan HKG PKK Ke-54 hendaknya menjadi pengingat bahwa PKK adalah gerakan yang tumbuh bersama masyarakat. Dengan memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan semangat pengabdian, kita optimistis mampu menciptakan keluarga yang tangguh, masyarakat yang sejahtera, serta mendukung terwujudnya Balikpapan yang semakin maju sebagai bagian dari Indonesia Emas 2045,” tutupnya.***
Penulis: Samsul
Editor : Ramadani
BACA JUGA
