Perkuat Keluarga dan UMKM, Ketua TP PKK Balikpapan Ajak Warga Wujudkan Generasi Emas 2045

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Balikpapan, Hj Nurlena Rahmad Mas’ud, menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045 harus dimulai dari keluarga yang tangguh, mandiri, dan sejahtera.

Menurutnya, keluarga menjadi fondasi utama dalam menciptakan generasi berkualitas sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.

Hal itu disampaikannya usai kegiatan yang mempertemukan kader PKK dari berbagai wilayah di Kota Balikpapan. Nurlena menekankan bahwa gerakan PKK tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga harus menghadirkan manfaat nyata melalui pemberdayaan keluarga hingga ke tingkat dasawisma.

“Kita harus memulai dari hal yang paling mendasar, yaitu memperkuat keluarga. Ketika keluarga memiliki karakter yang baik dan ekonomi yang kuat, mereka akan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. Dari sinilah cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat diwujudkan secara bertahap,” ujarnya, Selasa (28/7/2026).

Selain penguatan keluarga, Nurlena juga menaruh perhatian besar terhadap pengembangan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) sebagai salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat. Menurutnya, pelaku UMKM binaan PKK perlu meningkatkan kapasitas agar mampu bersaing di era digital.

Ia menjelaskan, kader PKK perlu dibekali kemampuan memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran yang efektif dan efisien. Dengan pemasaran digital, pelaku usaha dapat memperluas jangkauan pasar tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk membuka toko fisik.

Dorong Pelatihan Produk

Namun demikian, digitalisasi harus dibarengi dengan peningkatan kualitas produk. Karena itu, TP PKK terus mendorong pelatihan mengenai pengemasan produk, pengurusan sertifikasi halal, hingga strategi promosi agar produk-produk UP2K memiliki daya saing yang lebih tinggi.

Di sisi lain, Nurlena juga menyoroti upaya penurunan angka stunting yang masih menjadi perhatian Pemerintah Kota Balikpapan. Ia mengungkapkan bahwa capaian penurunan stunting sebenarnya menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Meski demikian, dinamika pertumbuhan penduduk, termasuk masuknya pendatang yang kemudian tercatat sebagai warga Balikpapan, turut memengaruhi data prevalensi stunting.

Karena itu, ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara TP PKK, Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AKB), Dinas Kesehatan, serta seluruh kader PKK hingga tingkat kelurahan untuk memperkuat edukasi dan pendampingan kepada keluarga.

“Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama kita. Dengan kebersamaan, keluarga yang kuat, UMKM yang berkembang, dan perhatian terhadap tumbuh kembang anak, saya optimistis Balikpapan dapat melahirkan generasi yang sehat, mandiri, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” kata Nurlena.***

Penulis : Dani

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses