Job Fair 2026 Balikpapan Dibuka, Sediakan 2.079 Lowongan
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan kembali menggelar Job Market Fair (JMF) atau Job Fair 2026 di BSCC Dome Balikpapan, Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang difasilitasi Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan itu menghadirkan 86 perusahaan dengan total 2.079 lowongan pekerjaan pada 69 jenis jabatan.
Asisten II Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Andi Muhammad Yusri Ramli, mengatakan Job Fair merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha sekaligus menekan angka pengangguran di Kota Balikpapan.
“Permasalahan pengangguran tidak bisa diselesaikan pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan lembaga pelatihan agar kesempatan kerja semakin terbuka dan kualitas SDM terus meningkat,” kata Yusri saat membacakan sambutan Wali Kota Balikpapan.
Menurutnya, Balikpapan memiliki peluang besar sebagai kota penyangga dan gerbang menuju Ibu Kota Nusantara (IKN). Karena itu, masyarakat diminta mempersiapkan diri agar mampu bersaing mengisi kebutuhan tenaga kerja yang terus meningkat.

“Balikpapan sedang berkembang sangat pesat. Investasi terus masuk dan kebutuhan tenaga kerja juga semakin besar. Kami berharap masyarakat memanfaatkan peluang ini dengan meningkatkan kompetensi dan keterampilan,” ujarnya.
Dibuat Lebih Efisien
Ia mengatakan Job Fair menjadi salah satu jembatan yang efektif mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja secara langsung.
“Kami berharap proses rekrutmen menjadi lebih cepat, lebih efisien, dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik perusahaan maupun masyarakat pencari kerja,” katanya.
Yusri juga mengingatkan para pencari kerja agar tidak hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi, etos kerja, dan kemauan untuk terus belajar.
“Dunia kerja saat ini membutuhkan tenaga kerja yang mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Karena itu teruslah meningkatkan kemampuan diri,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan, Adamin Siregar, mengatakan Job Fair tahun ini merupakan pelaksanaan pertama dari dua agenda bursa kerja yang akan digelar sepanjang 2026.
“Hingga hari pertama terdapat 86 perusahaan yang berpartisipasi dari target 90 perusahaan. Lowongan yang tersedia mencapai sekitar 2.074 hingga 2.079 posisi, sedangkan jumlah pencari kerja yang telah mendaftar sekitar 2.086 orang,” ujar Adamin.
Menurutnya, jumlah lowongan yang tersedia hampir seimbang dengan jumlah pencari kerja yang mengikuti kegiatan tersebut.
“Kalau melihat datanya, peluangnya cukup besar karena kebutuhan perusahaan hampir sama dengan jumlah pencari kerja yang datang. Tinggal bagaimana pelamar memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan,” jelasnya.
Adamin menyebut jumlah pencari kerja yang tercatat di Kota Balikpapan saat ini sekitar 2.500 orang. Dengan kondisi tersebut, keseimbangan antara kebutuhan tenaga kerja dan pencari kerja sudah mencapai sekitar 95 persen.
“Harapan kami tahun ini tingkat penyerapan tenaga kerja bisa lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kalau dari sekitar 2.000 pencari kerja ada 1.000 orang yang berhasil diterima bekerja, itu sudah menjadi hasil yang sangat baik,” katanya.

Adanya Pelatihan Vokasi
Ia mengakui masih ada sejumlah kendala yang menyebabkan penyerapan tenaga kerja belum maksimal.
“Sebagian pencari kerja kurang berminat dengan posisi yang tersedia. Ada juga yang belum memenuhi syarat pendidikan, pengalaman kerja, atau keterampilan yang diminta perusahaan,” ungkapnya.
Karena itu, Disnaker terus mendorong masyarakat mengikuti pelatihan vokasi dan peningkatan keterampilan agar lebih siap memasuki dunia kerja.
“Kami terus membuka berbagai pelatihan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat. Semakin tinggi kemampuan yang dimiliki, semakin besar peluang untuk diterima bekerja,” ujarnya.
Adamin juga mengingatkan bahwa selama pelaksanaan Job Fair masyarakat dapat mengurus AK-1 atau kartu kuning di lokasi kegiatan.
“Silakan manfaatkan seluruh layanan yang kami siapkan, termasuk pengurusan AK-1. Kami berharap Job Fair ini benar-benar menjadi kesempatan bagi masyarakat Balikpapan untuk memperoleh pekerjaan dan menekan angka pengangguran,” pungkasnya.(***/Adv Diskominfo Balikpapan).
Penulis : Dani/Samsul
Editor : Ramadani
BACA JUGA
