Balikpapan Benahi Sistem Distribusi Air, Perluas Layanan

Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan bersama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) terus memperkuat sistem penyediaan air bersih melalui pembenahan jaringan distribusi, peremajaan pipa, serta perluasan layanan kepada masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan keandalan pasokan air sekaligus meminimalkan gangguan yang selama ini kerap terjadi akibat kerusakan pada jaringan transmisi utama.

Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengatakan, hasil kajian teknis menunjukkan sebagian besar gangguan distribusi air bersumber dari pipa baja transmisi utama yang mengalirkan air baku dari Waduk Manggar menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pusat.

Jalur tersebut selama ini menjadi titik paling vital dalam sistem distribusi sehingga ketika terjadi kerusakan, dampaknya langsung dirasakan pelanggan di berbagai wilayah.

“Karena itu, pemerintah bersama PTMB menyusun langkah restrukturisasi jaringan distribusi agar tidak lagi bergantung pada satu jalur utama. Sistem ini akan dibuat lebih andal sehingga apabila terjadi gangguan pada satu titik, pelayanan kepada masyarakat tetap dapat berjalan,” kata Bagus, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, restrukturisasi tersebut juga dibarengi dengan percepatan peremajaan pipa pada segmen-segmen yang dinilai sudah kritis. Upaya itu menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan ketahanan infrastruktur air bersih seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan Kota Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Standar Baku Mutu

Selain aspek distribusi, PTMB juga terus menjaga kualitas air yang diterima pelanggan. Evaluasi dilakukan secara berkala mulai dari proses produksi hingga jaringan distribusi guna memastikan air yang disalurkan tetap memenuhi standar baku mutu.

Di sisi lain, PTMB menargetkan pemasangan 12.000 sambungan rumah (SR) baru sepanjang tahun 2026. Namun, Bagus menegaskan bahwa setiap permohonan sambungan harus melalui kajian teknis agar tidak mengurangi kualitas pelayanan bagi pelanggan yang sudah terlayani.

“Setiap pemasangan baru harus memperhatikan kesiapan jaringan pipa dan kapasitas tekanan air. Kami tidak ingin menambah pelanggan baru tetapi justru menurunkan kualitas pelayanan kepada pelanggan yang sudah ada,” ujarnya.

Untuk memperluas cakupan layanan, pemerintah juga menyiapkan strategi investasi pembangunan jaringan pipa induk yang membutuhkan anggaran besar. Sejumlah intervensi teknis telah dilakukan, di antaranya relokasi sebagian beban distribusi dari IPA Batu Ampar serta penambahan pasokan air sebesar 50 liter per detik menuju Kecamatan Balikpapan Barat melalui fasilitas booster di Gunung Empat.

Bagus menegaskan, seluruh upaya tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan air bersih yang semakin andal, merata, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, pemerintah akan terus memperkuat infrastruktur, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar memberikan manfaat bagi warga Balikpapan,” tutupnya.***

Penulis : Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses