Kelompok 24434 Hadir Kawal Warga Balikpapan, Respon Kekhawatiran Isu Begal Malam Hari

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya isu begal dan tindak kriminalitas pada malam hari di Kota Balikpapan memunculkan inisiatif dari sejumlah anak muda untuk membentuk kelompok pengawalan sukarela.

Salah satunya adalah Kelompok 24434 yang kini aktif melakukan patroli dan pengawalan warga hingga dini hari.

Penggerak Kelompok 24434, Reyhan, mengatakan komunitas tersebut awalnya terbentuk secara spontan setelah ada seorang rekannya meminta ditemani pulang pada malam hari karena merasa tidak aman di jalan.

“Awalnya kami tidak ada niat membentuk kelompok seperti ini. Tetapi ada teman kami yang meminta dikawal pulang karena takut. Dari situ kami mulai membuat grup dan pos pengaduan agar masyarakat bisa menghubungi kami ketika membutuhkan bantuan,” ujar Reyhan saat ditemui di Balikpapan, Senin malam (25/5/2026).

Menurutnya, anggota kelompok berasal dari sejumlah wilayah di sekitar Balikpapan. Meski tidak semuanya hadir dalam setiap kegiatan, mereka tetap aktif berbagi tugas untuk melakukan pengawalan maupun patroli malam.

“Kalau tugas kami dibagi dua. Ada yang fokus pengawalan dan ada yang patroli. Teman-teman standby dari arah utara sampai timur kota untuk memantau kondisi jalan,” katanya.

Kelompok tersebut mengaku menerima cukup banyak laporan dari masyarakat, khususnya pekerja malam dan warga yang merasa khawatir melintas sendirian pada jam rawan.

“Pengaduan lumayan banyak. Kadang ada juga yang bilang kami lambat merespons, padahal sebenarnya anggota juga punya aktivitas masing-masing dan jadwal cukup padat,” jelas Reyhan.

Ia menegaskan seluruh pengawalan dilakukan secara gratis tanpa pungutan biaya. Warga cukup menghubungi kelompok melalui pesan langsung atau nomor darurat yang telah disebarkan di media sosial.

“Tidak ada biaya sama sekali. Kalau ada laporan masuk lewat DM atau telepon darurat, kami langsung bergerak,” tegasnya.

Rutin Lakukan Patroli

Untuk jangkauan pengawalan, Reyhan menyebut tim mereka pernah mengantar warga hingga kawasan Kariangau dengan jarak sekitar 20 kilometer. Selain pengawalan, anggota juga rutin melakukan patroli di sejumlah titik yang dianggap rawan.

“Biasanya sebelum ada laporan kami patroli dulu. Kalau ada informasi dari warga atau pekerja malam, langsung kami tindak lanjuti. Kadang sampai pagi,” ucapnya.

Menurut Reyhan, keberadaan kelompok tersebut bukan untuk menggantikan tugas aparat keamanan. Melainkan bentuk kepedulian sosial agar masyarakat merasa lebih aman saat beraktivitas malam hari.

Di tengah berkembangnya isu kriminalitas di media sosial. Kehadiran komunitas pengawalan sukarela seperti Kelompok 24434 menjadi gambaran solidaritas warga Balikpapan dalam menjaga rasa aman di lingkungan sekitar.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses