Gedung KPK / ilustrasi
Gedung KPK

KPK Sita Dokumen Terkait Penerimaan Mahasiswa Baru dalam Kasus Rektor Nonaktif Unila Karomani

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – KPK melakukan pengeledahan dan menyita sejumlah dokumen terkait kasus dugaan suap yang menjerat Rektor Universitas Lampung (Unila) nonaktif Karomani yang telah ditetapkan tersangka

Dokumen yang disita terkait penerimaan mahasiswa baru hingga alat elektronik. Pengeladahan uang dilakukan penyidik KPK itu, dilakukan di tiga gedung fakultas Universitas Lampung

Dilasnir dari suara.com jaringan inibalikpapan.com Lokasi penggeledahan yang disasar tim Satgas merupakan tiga gedung fakultas Unila yakni, Fakultas MIPA, FISIP, FEB dan Pertanian.

“Menemukan beberapa dokumen terkait penerimaan mahasiswa baru Unila dan juga bukti elektronik,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri dikonfirmasi, Kamis (15/9/2022).

Kata Ali, dari barang bukti yang disita akan dilakukan analisa dan dikonfirmasi kepada sejumlah saksi yang dipanggil nantinya. “Segera disita sebagai barang bukti dalam perkara ini,” imbuhnya.

Tersangka Karomani ditangkap tim KPK dalam operasi tangkap tangan kasus suap penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri. Ia kini telah ditahan di Rutan KPK Gedung Merah Putih Jakarta.

Sedangkan, tersangka Heryandi; Muhammad Basri: dan Andi akan dilakukan penahanan di Rutan Pomdam Jaya Guntur, Jakarta.

“Nominal jumlahnya bervariasi kisaran minimal Rp 100 juta sampai Rp 350 juta untuk setiap orang tua peserta seleksi yang ingin diluluskan,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron.

Comments

comments

Baca juga ini :  KPK Telusuri Dugaan Keterlibatan Pihak Lain dalam Kasus Suap Rektor Unila Nonaktif Karomani

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.