Nobar Piala Dunia 2026 di Balikpapan Bawa Berkah, Pedagang Panen Rezeki
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Gelaran nonton bareng (nobar) semifinal Piala Dunia tak hanya menghadirkan hiburan bagi ribuan warga Balikpapan. Di balik euforia sepak bola, para pedagang kaki lima justru menjadi pihak yang ikut menikmati berkah dari membludaknya pengunjung.
Seperti saat nobar laga semifinal antara Spanyol vs Prancis yang berakhir dengan skor 2-0 di kawasan Tugu Tangan, Jalan Kapten Piere Tendean, Rabu (15/7/2026) dini hari tadi.
Sejak sebelum kick-off, kawasan nobar sudah dipadati masyarakat. Ribuan warga yang datang bersama keluarga, teman, hingga komunitas sepak bola membuat lapak-lapak makanan dan minuman nyaris tak pernah sepi pembeli.
Pedagang kopi keliling, minuman dingin, jagung bakar, sate, gorengan hingga aneka jajanan kaki lima terlihat sibuk melayani antrean pelanggan sepanjang pertandingan berlangsung.
Beberapa pedagang mengaku omzet mereka meningkat tajam dibandingkan hari biasa.
“Kalau ada acara seperti ini, pembeli ramai terus. Alhamdulillah dagangan jauh lebih cepat habis dibanding biasanya,” ujar salah seorang pedagang di sekitar lokasi.
Euforia Bola Jadi Berkah UMKM
Ramainya nobar membuktikan bahwa perhelatan olahraga dunia juga mampu menggerakkan ekonomi lokal.
Ribuan penonton yang memenuhi kawasan Tugu Tangan menciptakan perputaran uang bagi pelaku usaha kecil. Tak hanya pedagang makanan dan minuman, parkir kendaraan hingga pedagang aksesori sepak bola juga ikut menikmati lonjakan pelanggan.
Momentum ini menjadi bukti bahwa ruang publik yang dimanfaatkan untuk kegiatan bersama mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
Ribuan Warga Padati Tugu Tangan
Atmosfer pertandingan berlangsung meriah. Sorak-sorai penonton menggema setiap kali Prancis maupun Spanyol menciptakan peluang berbahaya.
Sebagian besar penonton mengenakan jersey tim favorit dan membawa bendera kebanggaan masing-masing.
Iwan, warga Kilometer 3 Balikpapan, mengaku kecewa tim favoritnya, Prancis, gagal melangkah ke final.
“Prancis sudah menurunkan pemain terbaiknya, tetapi Spanyol memang bermain lebih efektif. Tentu saya kecewa, tetapi hasil ini harus diterima,” katanya.
Sebaliknya, kemenangan Spanyol disambut gembira oleh Bela, warga Balikpapan Utara.
“Senang sekali Spanyol berhasil lolos ke final. Saya optimistis mereka bisa menjadi juara Piala Dunia tahun ini,” ujarnya.
Spanyol Menang, Pedagang Ikut Tersenyum
Pertandingan akhirnya dimenangkan Spanyol dengan skor 2-0. Seusai laga, para pendukung La Roja merayakan kemenangan dengan mengibarkan bendera dan membunyikan klakson kendaraan.
Di sisi lain, para pedagang menutup malam dengan senyum lebar. Ramainya nobar membuat dagangan mereka laris manis, membuktikan bahwa euforia Piala Dunia bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi rakyat.
Bagi para pelaku UMKM, malam semifinal Piala Dunia di Tugu Tangan bukan sekadar pesta sepak bola, melainkan momentum untuk panen rezeki.
Penulis : Samsul
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
