Pemkot Balikpapan Tegaskan Komitmen Permudah Investasi, API Didorong Jadi Mitra Strategis
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan iklim investasi yang kondusif sebagai upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui kemudahan perizinan, jaminan keamanan, dan komunikasi yang terbuka dengan pelaku usaha, pemerintah berharap investasi di Kota Beriman terus meningkat seiring berkembangnya Balikpapan sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).
Komitmen tersebut disampaikan Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Zulkipli, saat mewakili Wali Kota Balikpapan dalam pelantikan pengurus Asosiasi Pengusaha Pribumi Indonesia (API).
Menurut Zulkipli, Wali Kota Rahmad Mas’ud menitipkan pesan agar API menjadi organisasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Bapak Wali Kota menyampaikan ada tiga harapan kepada API. Pertama, menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Balikpapan dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan ekonomi daerah. Kedua, mampu menciptakan lapangan kerja yang seluas-luasnya bagi masyarakat. Ketiga, ikut memperkuat pemberdayaan UMKM agar semakin berkembang dan memiliki daya saing,” kata Zulkipli, Kamis (16/7/2026).
Ia menegaskan, pemerintah memandang kolaborasi dengan dunia usaha menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan ekonomi.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Dunia usaha memiliki peran besar dalam mendorong investasi, membuka lapangan pekerjaan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kami ingin hubungan ini terus diperkuat,” ujarnya.
Zulkipli juga memastikan Pemkot Balikpapan akan terus memberikan dukungan kepada para investor maupun pelaku usaha melalui berbagai kebijakan yang berpihak pada kemudahan berusaha.
“Komitmen pemerintah juga ada tiga. Pertama, kami memberikan kemudahan dalam proses perizinan. Kedua, kami menjaga keamanan dan kondusivitas daerah agar aktivitas usaha dapat berjalan dengan baik. Ketiga, kami membuka ruang komunikasi yang seluas-luasnya antara pemerintah dan para pelaku usaha,” jelasnya.
Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi modal utama dalam membangun kepercayaan investor.
“Kalau ada kendala di lapangan, jangan dipendam. Sampaikan kepada pemerintah. Kami ingin persoalan diselesaikan melalui dialog sehingga iklim usaha di Balikpapan tetap sehat dan kondusif,” katanya.
Ia menambahkan, posisi Balikpapan sebagai gerbang menuju IKN menghadirkan peluang ekonomi yang sangat besar. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan perlu memanfaatkan momentum tersebut melalui kolaborasi yang kuat.
“Balikpapan memiliki peluang besar karena menjadi penyangga IKN. Ini harus dimanfaatkan bersama agar investasi terus tumbuh dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ucap Zulkipli.
Ia berharap API dapat menjadi penghubung antara pemerintah dan pelaku usaha, sekaligus ikut mendorong pengembangan UMKM lokal agar mampu naik kelas.
“Kami ingin API tidak hanya menjadi organisasi pengusaha, tetapi juga menjadi jembatan kolaborasi. Bantu pemerintah memperkuat UMKM, membuka peluang usaha baru, dan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat Balikpapan,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Zulkipli optimistis sinergi yang terjalin antara pemerintah dan API akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kalau pemerintah dan dunia usaha berjalan bersama, saya yakin pembangunan akan lebih cepat, investasi terus meningkat, lapangan kerja bertambah, dan kesejahteraan masyarakat Balikpapan juga akan semakin baik,” pungkasnya.***
Penulis : Samsul
Editor: Ramadani
BACA JUGA
