Perempuan Balikpapan Didorong Terus Berkarya, Nurlena Rahmad Mas’ud: Ibu Pondasi Generasi Masa Depan
Ketua TP PKK Balikpapan Hj Nurlena Rahmad Mas'ud
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Peran perempuan dalam membangun keluarga sekaligus mendorong kemajuan daerah kembali menjadi perhatian.
Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kota Balikpapan, Hj Nurlena Rahmad Mas’ud, menegaskan bahwa perempuan harus terus berkembang dan berkarya di tengah dinamika zaman yang terus berubah.
Menurut Nurlena, perempuan tidak hanya berperan dalam lingkup domestik, tetapi juga memiliki kontribusi strategis dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah.
“Perempuan di Balikpapan ini luar biasa. Mereka mampu berdaya dengan caranya sendiri, membangun organisasi, menciptakan karya, hingga membawa nama daerah ke tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa keberhasilan perempuan terletak pada kemampuannya menjaga keseimbangan antara peran di dalam keluarga dan kontribusi di ruang publik. Dalam hal ini, keluarga tetap menjadi fondasi utama yang tidak dapat diabaikan.
“Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Dari rumah, anak belajar nilai kehidupan, etika, hingga kemandirian. Karena itu, perempuan harus terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu mencetak generasi unggul,” kata Nurlena.
Lebih lanjut, ia mengajak perempuan untuk terus “update” dan “upgrade” diri, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang begitu cepat. Adaptasi dan kemauan untuk belajar, menurutnya, menjadi kunci agar perempuan tetap relevan dan berdaya saing.
Selain itu, Nurlena juga menyoroti pentingnya peran perempuan dalam menjaga keharmonisan keluarga dan lingkungan. Ia meyakini bahwa keluarga yang kuat akan melahirkan masyarakat yang tangguh dan berkontribusi bagi pembangunan kota.
Dalam konteks yang lebih luas, ia menilai peran perempuan sangat strategis dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Generasi berkualitas, kata dia, tidak terlepas dari peran ibu dalam menanamkan nilai-nilai kehidupan sejak dini.
“Kalau tidak ada perempuan, tidak akan ada generasi. Karena itu, perempuan harus cerdas, tangguh, dan tidak berhenti belajar demi masa depan anak-anak dan bangsa,” tuturnya.
Nurlena berharap perempuan di Balikpapan terus menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi kemajuan daerah dan negara secara keseluruhan.
Dengan semangat berkarya dan belajar tanpa henti, perempuan diyakini mampu menjadi pilar penting dalam membangun masa depan yang lebih baik.***
BACA JUGA
