Pendampingan Wisata Pringgodani Teritip, Perkuat Daya Saing Pariwisata

Kampung Wisata Pringgodani, yang terletak di Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur / Dani
Kampung Wisata Pringgodani, yang terletak di Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur / Dani

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan terus mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis masyarakat melalui penguatan desa wisata.

Hal ini tercermin dalam kegiatan pendampingan Desa Wisata Pemenang Wonderful Indonesia WIA 2026 yang digelar di Kampung Wisata Pringgodani, Senin (20/4/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan desa wisa
ta. Agar semakin berdaya saing dan berkelanjutan.


Dalam kesempatan itu, Ratih Kusuma menegaskan bahwa pendampingan menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki setiap desa wisata. 


Menurutnya, pengembangan pariwisata tidak hanya berfokus pada kunjungan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan dan budaya.


“Kegiatan ini penting untuk memastikan desa wisata mampu berkembang secara mandiri, sekaligus memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.


Pendampingan ini juga menghadirkan perwakilan Kementerian Pariwisata, Buyung Arif Nugroho selaku Analis Pariwisata, yang menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

Ia menekankan bahwa keberhasilan desa wisata tidak dapat dicapai tanpa sinergi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.


“Kolaborasi menjadi kunci utama. Ketika semua pihak bergerak bersama, maka desa wisata akan tumbuh lebih kuat, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” kata Buyung.


Kampung Wisata Pringgodani sendiri merupakan salah satu desa wisata yang dinilai memiliki potensi besar, baik dari sisi kearifan lokal, budaya, maupun kreativitas masyarakatnya. 

Jadi Daya Tarik


Melalui pendampingan ini, diharapkan potensi tersebut dapat terus dikembangkan menjadi daya tarik wisata unggulan. Yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.


Selain peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman antar pengelola desa wisata. Dengan demikian, pengelolaan destinasi dapat dilakukan secara lebih profesional, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan tren pariwisata.


Pemerintah Kota Balikpapan berharap kegiatan ini menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun ekosistem pariwisata yang kuat dan inklusif. Desa wisata diharapkan tidak hanya menjadi destinasi kunjungan. Tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berbasis potensi lokal.


Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, Balikpapan optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah tujuan wisata unggulan di Kalimantan Timur. Sekaligus berkontribusi dalam mendorong pariwisata Indonesia menuju panggung dunia.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses