BAZNAS Balikpapan Salurkan Bantuan Modal untuk 60 UMKM

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan, Abdul Rosyid Bustomi

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyaluran bantuan modal usaha.

Program ini diharapkan menjadi salah satu upaya mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan, Abdul Rosyid Bustomi, mengatakan bantuan modal usaha diberikan kepada 60 pelaku UMKM yang telah memenuhi persyaratan administrasi. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp3.000.000 untuk mengembangkan usahanya.

“Bantuan ini kami salurkan kepada para pelaku UMKM yang memang telah memiliki usaha. Mereka juga telah memenuhi sejumlah persyaratan administrasi, seperti memiliki legalitas usaha, izin yang diperlukan, termasuk sertifikasi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Abdul Rosyid, Rabu (29/7/2026).

Ia menjelaskan, program bantuan modal usaha bukanlah program baru bagi masyarakat umum karena telah beberapa kali dilaksanakan oleh BAZNAS Kota Balikpapan. Namun, pada tahun 2026 ini terdapat hal berbeda karena untuk pertama kalinya bantuan tersebut juga menyasar anggota PKK yang memiliki usaha produktif.

“Kalau program bantuan modal untuk masyarakat umum sudah beberapa kali kami laksanakan. Khusus bagi anggota PKK yang memiliki UMKM, tahun ini merupakan penyaluran perdana,” jelasnya.

Program Pemberdayaan Ekonomi

Menurut Abdul Rosyid, keterlibatan kader PKK dalam program pemberdayaan ekonomi dinilai penting karena mereka memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Melalui usaha yang berkembang, diharapkan kesejahteraan rumah tangga juga ikut meningkat.

Ia berharap bantuan modal yang diberikan tidak hanya dimanfaatkan sebagai tambahan modal kerja, tetapi juga menjadi motivasi bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, serta menjaga keberlanjutan usahanya.

“Harapan kami tentu masyarakat Balikpapan semakin meningkat dari sisi perekonomian. Bantuan ini diharapkan menjadi penyemangat agar pelaku UMKM terus berkembang, mampu meningkatkan pendapatan, dan pada akhirnya memberikan dampak positif bagi kesejahteraan keluarga,” katanya.

Program pemberdayaan ekonomi melalui dana zakat, infak, dan sedekah tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Balikpapan dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana umat agar memberikan manfaat yang berkelanjutan. Selain membantu memenuhi kebutuhan jangka pendek, program ini juga diarahkan untuk menciptakan pelaku usaha yang mandiri dan produktif.

Sejalan dengan semangat pemberdayaan tersebut, BAZNAS berharap semakin banyak UMKM lokal yang mampu naik kelas, memiliki daya saing, serta menjadi penggerak ekonomi di lingkungan masing-masing. Dengan kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat, penguatan sektor UMKM diharapkan terus menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Balikpapan secara berkelanjutan.***

Penulis : Samsul

Editor: Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses