Persiapan Minim Tak Surutkan Optimisme Abdul Hamid di Putaran Ketiga Kejurprov Road Race 2026
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Pembalap muda asal Samarinda, Abdul Hamid, tetap menunjukkan optimisme tinggi meski hanya menjalani persiapan singkat menjelang putaran ketiga Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Road Race 2026 yang digelar di Balikpapan.
Cuaca hujan yang melanda beberapa hari terakhir membuat waktu latihan Hamid menjadi sangat terbatas. Ia mengaku hanya memiliki waktu sekitar tiga hari untuk mempersiapkan diri menghadapi persaingan ketat para rider dari berbagai daerah di Kalimantan.
“Latihannya cuma tiga hari saja. Kemarin juga sempat terkendala hujan, jadi persiapannya memang cukup singkat,” ujar Hamid saat ditemui di arena balap.
Meski demikian, keterbatasan waktu latihan tidak membuat semangatnya surut. Hamid tetap percaya diri menghadapi putaran ketiga yang dinilai memiliki tingkat persaingan lebih ketat dibanding seri sebelumnya.
Menurutnya, tantangan terbesar kali ini terletak pada karakter sirkuit non permanen yang digunakan dalam perlombaan. Kondisi lintasan yang bersifat teknikal membuat para pembalap dituntut memiliki kemampuan mengendalikan motor secara maksimal.
“Karena sirkuitnya non permanen, jadi semuanya serba teknikal. Di situ kemampuan dan skill pembalap benar-benar diuji,” katanya.
Pada ajang Kejurprov Road Race 2026 ini, Abdul Hamid turun di sejumlah kelas balap, di antaranya RAS MP1, Underbone, Bebek 116-125 cc, Matic, hingga kelas 5TB Jupiter. Keikutsertaannya di banyak kelas menunjukkan keseriusannya dalam bersaing sekaligus mengasah pengalaman di lintasan balap.
Hamid mengaku telah menjalani balapan pada salah satu kelas dan merasa cukup puas dengan hasil sementara yang diraih. Meski belum mendapatkan posisi start ideal di barisan depan, ia tetap bersyukur mampu tampil kompetitif.
“Alhamdulillah hasilnya lumayan. Hanya saja posisi grid start masih belum terlalu depan,” ungkapnya.
Ada Empat Provinsi
Persaingan pada putaran kali ini juga diikuti pembalap dari empat provinsi berbeda di Kalimantan. Namun Hamid menganggap hal tersebut sebagai tantangan yang harus dihadapi dengan semangat dan kerja keras.
“Semua lawannya berat, tapi tetap optimistis dan gas saja,” ucapnya.
Di tengah persaingan yang semakin ketat, Hamid menilai kejuaraan road race menjadi ajang penting untuk meningkatkan kualitas pembalap muda di daerah. Menurutnya, semakin banyak event balap digelar, maka peluang lahirnya rider potensial juga semakin besar.
Ia berharap perkembangan dunia balap motor di Kalimantan Timur terus mengalami kemajuan, baik dari sisi jumlah peserta maupun kualitas atlet yang muncul ke depan. Selain itu, ia juga berharap Balikpapan suatu saat memiliki sirkuit permanen untuk mendukung pembinaan atlet balap daerah.
“Semoga peserta balap makin ramai dan lahir bibit-bibit pembalap baru yang bagus. Kalau Balikpapan punya sirkuit permanen sendiri tentu akan sangat bagus untuk perkembangan balap di daerah,” tutupnya.***
BACA JUGA
