Peserta Latsarmil KDMP Asal Jawa Timur Meninggal, Kodam VI Mulawarman Masih Selidiki Penyebabnya
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Peserta Latsarmil KDMP asal Jawa Timur yang mengikuti pelatihan di Kalimantan Timur meninggal dunia dan memicu perhatian publik setelah berbagai informasi beredar di media sosial. Hingga kini, Kodam VI Mulawarman menegaskan penyebab pasti kematian masih dalam proses pendalaman.
Peristiwa meninggalnya seorang peserta perempuan dalam kegiatan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) ramai diperbincangkan setelah sejumlah unggahan di media sosial mengaitkan kejadian tersebut dengan aktivitas pelatihan yang dijalani korban.
Korban diketahui merupakan peserta asal Jawa Timur yang mengikuti pendidikan dan pelatihan di bawah pembinaan Rindam VI Mulawarman.
Berdasarkan informasi yang beredar, korban sempat mengalami penurunan kondisi kesehatan hingga pingsan sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Kodam: Informasi Awal Karena Sakit
Kepala Penerangan Kodam VI Mulawarman, Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo, membenarkan adanya peserta yang meninggal dunia dalam program tersebut.
Namun ia menegaskan bahwa hingga saat ini penyebab pasti kejadian belum dapat disimpulkan karena masih dalam proses pendalaman.
“Memang benar ada salah satu peserta yang meninggal dunia. Almarhumah merupakan peserta pengiriman dari Jawa Timur yang mengikuti latihan dasar militer di bawah Rindam VI Mulawarman. Informasi sementara yang kami terima, yang bersangkutan meninggal karena sakit,” kata Gatot, Selasa (23/6/2026).
Proses Pendalaman Masih Berlangsung
Menurut Gatot, Kodam VI Mulawarman saat ini masih mengumpulkan berbagai data dan keterangan terkait kejadian tersebut.
Pihaknya tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan.
“Kami masih melakukan pendalaman secara menyeluruh. Setelah proses tersebut selesai, hasilnya akan kami sampaikan kepada publik agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi,” ujarnya.
Munculnya berbagai spekulasi di media sosial membuat Kodam meminta masyarakat menunggu hasil pemeriksaan resmi sebelum menarik kesimpulan terkait penyebab kematian peserta.
Langkah tersebut dinilai penting agar informasi yang beredar tetap berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Evaluasi Kesehatan Peserta Jadi Sorotan
Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya pengawasan kesehatan dalam setiap kegiatan pendidikan dan pelatihan yang melibatkan aktivitas fisik.
Pemeriksaan kesehatan, kesiapan fisik peserta, hingga prosedur penanganan medis menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keselamatan selama pelatihan berlangsung.
Kodam VI Mulawarman memastikan proses pendalaman akan dilakukan secara transparan dan hasilnya akan disampaikan kepada masyarakat setelah seluruh pemeriksaan selesai.
Sementara itu, keluarga korban disebut telah mendapatkan pendampingan dan informasi terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.***
Penulis : Samsul
Editor : Ramadani
BACA JUGA
