Peserta PKA LAN RI Belajar dari Kampung Bungas, Balikpapan Tengah Tunjukkan Kekuatan Kolaborasi Warga

Kampung Bungas menerima kunjungan peserta Studi Lapangan Kinerja Organisasi Program Pengembangan Kompetensi Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026 dari Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Pelayanan Publik (Pusjar SKPP) Lembaga Administrasi Negara (LAN). (Foto:Ist/Inibalikpapan.com)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Kampung Bungas di Kelurahan Gunung Sari Ilir, Kecamatan Balikpapan Tengah, kembali menjadi rujukan pembelajaran pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Senin (27/7/2026).

Kawasan tersebut menerima kunjungan peserta Studi Lapangan Kinerja Organisasi Program Pengembangan Kompetensi Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026 dari Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Pelayanan Publik (Pusjar SKPP) Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya peserta PKA mempelajari praktik baik (best practice) tata kelola pemerintahan yang mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan lingkungan yang berkelanjutan.

Rombongan pejabat administrator dari berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah disambut Camat Balikpapan Tengah, Ariefdah Aida Kuntjoro, bersama para kader Kampung Bungas. Dalam kesempatan tersebut, para peserta diajak melihat secara langsung berbagai inovasi lingkungan yang telah dijalankan masyarakat, mulai dari penataan kawasan, penghijauan, pengelolaan sampah, hingga pemberdayaan warga.

Ariefdah mengatakan, perubahan Kampung Bungas bukanlah hasil kerja dalam waktu singkat. Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari komitmen yang terus dipupuk antara pemerintah, masyarakat, serta berbagai pihak yang terlibat sejak 2019.

“Transformasi Kampung Bungas dibangun melalui kebersamaan. Pemerintah memfasilitasi, tetapi masyarakat menjadi aktor utama yang menjaga semangat perubahan agar terus berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, konsistensi itu membawa Kampung Bungas meraih sejumlah penghargaan bergengsi. Di antaranya Juara I Clean, Green and Healthy (CGH) tingkat Kota Balikpapan serta Juara I Lomba Aku Hatinya PKK tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

Tidak berhenti pada capaian tersebut, Kampung Bungas kini tengah mempersiapkan diri menghadapi penilaian Program Kampung Iklim (Proklim) kategori Utama. Persiapan dilakukan melalui penguatan program adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Jadi Studi Lapangan

Bagi peserta studi lapangan, pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata bahwa pembangunan lingkungan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga memerlukan kesadaran kolektif warga.

Salah seorang peserta, Gamal Abdul Aziz, Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara yang juga merupakan peserta PKA LAN RI Samarinda, mengaku memperoleh banyak inspirasi dari kunjungan tersebut.

Menurut Gamal, Kampung Bungas memperlihatkan bahwa kolaborasi yang terbangun secara konsisten mampu menghasilkan perubahan yang berdampak luas bagi kualitas hidup masyarakat.

“Yang kami lihat bukan sekadar kampung yang bersih dan hijau, tetapi bagaimana masyarakat memiliki rasa memiliki terhadap lingkungannya. Semangat gotong royong itu menjadi modal utama dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi referensi bagi daerah lain dalam mengembangkan inovasi pelayanan publik yang berbasis partisipasi masyarakat.

Kunjungan peserta PKA LAN RI ini sekaligus mempertegas posisi Balikpapan sebagai salah satu daerah yang terus menghadirkan praktik-praktik inovatif dalam tata kelola lingkungan. Kampung Bungas menjadi bukti bahwa perubahan besar dapat dimulai dari lingkungan terkecil, ketika pemerintah dan masyarakat berjalan seiring membangun masa depan yang lebih bersih, sehat, dan tangguh menghadapi tantangan perubahan iklim.***

Penulis : Samsul

Editor: Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses