PLN UIP KLT Gandeng Kejari PPU Kawal Proyek Listrik Strategis di Kaltim

PLN Gandeng Kejari PPU, Perkuat Pengawasan Proyek Kelistrikan di Kaltim
Penyerahan cinderamata dari Manager PLN UPP KLT 1 I Made Gita Prawira kepada Kepala Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara (PPU) Harwanto dalam rangka audiensi dan penguatan koordinasi antara PLN UIP KLT bersama Kejari PPU di Kantor Kejari PPU, Selasa (19/5). Foto: PLN UIP KLT

PPU, inibalikpapan.com,– PLN UIP Kalimantan Bagian Timur (KLT) memperkuat koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara (PPU) dalam mendukung pembangunan infrastruktur kelistrikan di kawasan penyangga IKN.

Audiensi berlangsung di Kantor Kejari PPU, Selasa (19/5/2026). Dalam agenda tersebut membahas pengawasan dan penguatan dukungan terhadap proyek-proyek kelistrikan strategis yang kini berkembang di wilayah PPU.

Pertemuan itu dihadiri jajaran PLN UPP KLT 1, PLN UP3 Balikpapan, PLN UP3 Nusantara, hingga tim hukum PLN Kaltim. Dari pihak Kejari PPU hadir langsung Kepala Kejaksaan Negeri PPU Harwanto bersama jajaran bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

Salah satu proyek yang dibahas ialah pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Kuaro–GIS 4 IKN yang melintasi kawasan strategis menuju IKN.

Proyek ini menjadi bagian penting penguatan sistem listrik di PPU yang kini berkembang pesat seiring meningkatnya aktivitas pembangunan kawasan baru.

General Manager PLN UIP KLT Basuki Widodo mengatakan, koordinasi lintas instansi diperlukan agar proyek strategis di PPU berjalan tertib dan sesuai aturan.

“PLN terus membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan. Program kelistrikan harus berjalan tertib secara proses, sesuai ketentuan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Basuki.

Menurutnya, keberadaan infrastruktur listrik yang andal akan menjadi fondasi penting pertumbuhan kawasan penyangga IKN, termasuk di Penajam Paser Utara.

Dampak Langsung ke Warga dan Ekonomi PPU

Penguatan sistem kelistrikan dinilai penting karena kebutuhan listrik di PPU diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.

Proyek ini juga diharapkan mendukung: pertumbuhan kawasan permukiman, aktivitas UMKM, investasi baru, hingga layanan publik di PPU.

Ketersediaan listrik yang stabil menjadi faktor penting bagi daerah yang kini mulai berkembang menjadi kawasan strategis penyangga ibu kota baru.

Kepala Kejaksaan Negeri PPU Harwanto mengatakan koordinasi antarinstansi penting dilakukan agar proyek yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dapat berjalan sesuai koridor hukum.

“Kami menyambut baik koordinasi yang dilakukan PLN agar pelaksanaan program berjalan sesuai koridor hukum dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, komunikasi yang baik antar lembaga juga penting untuk meminimalkan hambatan dalam pelaksanaan proyek strategis di lapangan.

Di tengah percepatan pembangunan, kebutuhan infrastruktur dasar di PPU ikut meningkat, termasuk sektor kelistrikan.

Karena itu, penguatan jaringan listrik dinilai menjadi salah satu langkah penting agar PPU siap menghadapi pertumbuhan kawasan, investasi, dan aktivitas ekonomi baru di sekitar IKN.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses