Pemkot Balikpapan Percepat Pembangunan PAUD Negeri untuk Dukung Wajib Belajar 13 Tahun
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Pemerintah Kota Balikpapan mulai memperkuat pondasi pendidikan anak usia dini dengan mempercepat pembangunan fasilitas PAUD negeri di sejumlah kawasan strategis. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan penerapan program Wajib Belajar 13 Tahun yang akan mulai diberlakukan pada 2027 mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik, mengatakan keberadaan PAUD negeri menjadi kebutuhan mendesak agar seluruh anak memiliki akses pendidikan usia dini yang berkualitas dan terjangkau.
“Selama ini jumlah PAUD negeri di Balikpapan masih sangat terbatas. Karena itu pemerintah mulai menambah fasilitas baru agar pelayanan pendidikan anak usia dini bisa lebih merata,” ujar Irfan, Rabu (20/5/2026).
Saat ini, Pemkot Balikpapan tengah membangun TK Pembina 2 Negeri di kawasan Grand City. Kehadiran sekolah tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan PAUD formal negeri, terutama menjelang diberlakukannya syarat ijazah PAUD untuk masuk SD.
Irfan menjelaskan, pembangunan PAUD negeri bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Menurutnya, fase golden age anak harus mendapatkan perhatian serius melalui lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan karakter.
“Anak-anak harus mendapatkan stimulasi yang tepat sejak kecil. Jadi yang dibangun bukan hanya gedungnya. Tetapi juga kualitas pendidikan dan pola pengasuhan di sekolah,” katanya.
Solusi Bagi Keluarga
Selain memperluas akses pendidikan, keberadaan PAUD negeri juga diharapkan mampu membantu masyarakat dari sisi pembiayaan pendidikan. Pemerintah menilai sekolah negeri dapat menjadi solusi bagi keluarga yang selama ini kesulitan menjangkau biaya PAUD swasta.
Disdikbud Balikpapan pun membuka peluang pembangunan PAUD negeri di wilayah lain seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat. Pemetaan kawasan padat penduduk menjadi salah satu prioritas dalam rencana pengembangan fasilitas pendidikan usia dini ke depan.
“Kalau program wajib belajar ini berjalan penuh, tentu kebutuhan sekolah juga meningkat. Karena itu pemerintah harus mulai menyiapkan infrastrukturnya dari sekarang,” tambah Irfan.
Melalui pembangunan PAUD negeri tersebut, Pemkot Balikpapan berharap seluruh anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan dasar yang berkualitas sejak usia dini. Sekaligus menciptakan generasi yang lebih siap menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.(***/Adv Diskominfo Balikpapan)
BACA JUGA
