Longsor Jalan Samarinda–Tenggarong Ditutup Total, Pemprov Kaltim Siapkan Jalur Alternatif
LOA KULU, Inibalikpapan.com – Jalan poros Samarinda–Tenggarong di Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), ditutup total bagi kendaraan roda empat atau lebih setelah terjadi longsor dan pergerakan tanah.
Penanganan darurat langsung dilakukan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim bersama Pemkab Kukar dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim.
Plt. Kepala Dinas PUPR Kaltim, Irhamsyah, mengatakan koordinasi lintas instansi telah dilakukan sejak peninjauan lokasi pada Sabtu (15/8/2026).
Menurutnya, kondisi tanah di kawasan Yos Sudarso, Jembayan, membutuhkan penanganan khusus karena masih berpotensi menimbulkan longsor susulan.
“Keselamatan pengguna jalan dan warga sekitar adalah prioritas utama kami. Untuk sementara, jalan poros ditutup total bagi kendaraan roda empat atau lebih, dan hanya diperbolehkan terbatas bagi kendaraan roda dua serta warga lokal yang menuju huniannya,” jelas Irhamsyah.
Kendaraan Dialihkan ke Gang Pandawa dan Kenanga
Untuk menjaga mobilitas masyarakat, Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polres Kukar dan Polsek Loa Kulu telah menyiapkan sejumlah jalur pengalihan lalu lintas.
Dari arah Loa Janan menuju Tenggarong, kendaraan diarahkan masuk melalui Gang Pandawa dan keluar melalui Gang Lere.
Sementara dari arah Tenggarong menuju Samarinda, kendaraan dialihkan melalui Gang Kenanga dan keluar di Gang Pama.
Pemerintah juga tengah mengkaji jalur alternatif yang lebih representatif untuk menggantikan akses utama yang terdampak longsor.
Kajian tersebut ditargetkan rampung dan disepakati bersama masyarakat setempat dalam waktu tiga hari.
Status Jalan Nasional, Penanganan Tunggu Keputusan Pusat
Persoalan longsor Jembayan menjadi perhatian khusus karena ruas jalan tersebut berstatus jalan nasional.
Dinas PUPR Kaltim terus berkoordinasi dengan BBPJN Kaltim dan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR untuk menentukan skema penanganan teknis.
Pemkab Kukar telah menyiapkan laporan kejadian bencana dan dokumen kondisi lapangan sebagai bahan penanganan.
“Pemkab Kukar sudah menyiapkan Laporan Kejadian Bencana dan Dokumen Kondisi Lapangan. BBPJN Kaltim saat ini sedang berkoordinasi langsung dengan pusat untuk memutuskan apakah penanganan dilakukan secara darurat terlebih dahulu atau langsung bersifat permanen,” kata Irhamsyah.
Pemerintah juga memperhitungkan kemampuan jalur alternatif menahan beban kendaraan, khususnya tonase kendaraan berat. Hal ini dilakukan agar pengalihan arus tidak justru menimbulkan kerusakan atau persoalan baru.
Dampak Longsor Tak Hanya Jalan
Penanganan longsor Jembayan tidak hanya menyasar badan jalan. Sejumlah instansi teknis juga dilibatkan untuk menangani dampak terhadap fasilitas publik dan warga.
PDAM melakukan perbaikan sekaligus memindahkan jaringan pipa air minum ke lokasi yang dinilai lebih aman.
Sementara Dinas Perkim Kukar melakukan pendataan serta rehabilitasi rumah warga yang terdampak pergerakan tanah.
BPBD Kukar juga disiagakan untuk mendirikan posko evakuasi sementara apabila pergerakan tanah meluas dan mengancam keselamatan warga.
Seluruh proses monitoring dan evaluasi dilakukan secara berkala oleh Sekretariat Daerah Kabupaten Kukar bersama tim gabungan Pemprov Kaltim.
Pemerintah memastikan penanganan terus dipercepat dengan prioritas utama keselamatan warga dan pengguna jalan, sekaligus memulihkan akses Samarinda–Tenggarong yang menjadi jalur penting bagi mobilitas masyarakat.
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
