Profil Timnas Qatar di Piala Dunia 2026: ‘The Maroons’ Siap Hapus Memori Kelam dan Menggebrak Benua Amerika

Timnas Qatar bersiap menulis babak baru dalam perjalanan mereka setelah memastikan kelolosan ke Piala Dunia 2026 (foto : FIFA)
Timnas Qatar bersiap menulis babak baru dalam perjalanan mereka setelah memastikan kelolosan ke Piala Dunia 2026 (foto : FIFA)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Qatar kembali mencuri perhatian dunia. Setelah sukses menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2022, kini The Maroons memastikan diri tampil di Piala Dunia FIFA 2026 melalui jalur kualifikasi—sebuah pencapaian bersejarah dalam perjalanan sepak bola mereka.

Pada edisi 2022, Qatar memadukan penyelenggaraan kelas dunia dengan hospitality khas Timur Tengah, sekaligus menjalani debut di panggung global. Meski hasil di lapangan belum maksimal, pengalaman menghadapi tim elite dunia menjadi fondasi penting bagi perkembangan mereka.

Kini, Qatar datang dengan wajah baru. Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda menjadi modal untuk membuktikan bahwa kiprah mereka di 2022 bukan sekadar partisipasi, melainkan awal dari perjalanan panjang di level tertinggi sepak bola dunia.

Julen Lopetegui Pimpin Transformasi Qatar

Penunjukan Julen Lopetegui sebagai pelatih kepala pada Mei menjadi titik balik penting. Dalam waktu singkat, ia berhasil membawa Qatar mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026—kualifikasi pertama mereka melalui jalur reguler.

Lopetegui bukan nama sembarangan. Ia pernah menangani tim nasional Spanyol (2016–2018) dengan rekor kualifikasi tak terkalahkan menuju Piala Dunia 2018. Di level klub, ia melatih Real Madrid, Sevilla FC (juara Liga Europa 2020), hingga klub Premier League seperti Wolverhampton Wanderers dan West Ham United.

Dikenal dengan pendekatan taktis yang detail dan sikap tenang, Lopetegui mulai membentuk identitas permainan Qatar yang lebih terstruktur dan kompetitif.

Jadwal dan Grup Qatar di Piala Dunia 2026

Qatar tergabung dalam grup menantang dengan lawan dari berbagai konfederasi:

  • 13 Juni: Qatar vs Swiss – San Francisco Bay Area Stadium
  • 18 Juni: Kanada vs Qatar – BC Place, Vancouver
  • 24 Juni: Qatar vs Bosnia & Herzegovina – Seattle Stadium

Perjalanan Qatar Menuju Piala Dunia 2026

Qatar memastikan kelolosan lewat kemenangan 2-1 atas Uni Emirat Arab pada 14 Oktober. Gol sundulan dari Boualem Khoukhi dan Pedro Miguel memastikan mereka finis sebagai juara grup di putaran keempat kualifikasi Asia.

Perjalanan mereka terbilang konsisten:

  • Putaran kedua: Juara grup (16 poin)
  • Putaran ketiga: Finis keempat (di bawah Iran dan Uzbekistan)
  • Putaran keempat: Lolos dengan performa solid di bawah Lopetegui

Transformasi terlihat jelas—Qatar tampil lebih seimbang, disiplin, dan matang secara mental.

Rekam Jejak Qatar di Piala Dunia

  • Konfederasi: AFC
  • Penampilan: 2 (2022, 2026)
  • Prestasi terbaik: Fase grup (2022)
  • Rekor: 3 laga, 0 menang, 0 seri, 3 kalah (gol 1-7)
  • Tuan rumah: 2022

Debut Bersejarah di Piala Dunia 2022

Qatar mencatat sejarah saat tampil perdana di Piala Dunia di hadapan lebih dari 67.000 penonton di Al Bayt Stadium. Di bawah pelatih Felix Sanchez, mereka menghadapi tantangan berat.

  • Kalah 0-2 dari Ekuador
  • Kalah 1-3 dari Senegal
  • Kalah dari Belanda di laga penutup

Meski tanpa poin, Qatar memperoleh pengalaman berharga menghadapi tim dari tiga benua berbeda—modal penting untuk perkembangan mereka.

Momen Bersejarah: Gol Perdana Qatar

Mohammed Muntari mencetak gol pertama Qatar di Piala Dunia saat menghadapi Senegal. Sundulannya pada menit ke-78 menjadi tonggak penting dalam sejarah sepak bola negara tersebut.

Pemain Kunci dengan Menit Terbanyak

Tiga pemain tampil penuh di seluruh laga Qatar di Piala Dunia 2022:

  • Abdelkarim Hassan
  • Boualem Khoukhi
  • Akram Afif

Mereka menjadi tulang punggung tim dan simbol konsistensi Qatar di panggung dunia.

Era Baru Qatar Dimulai

Lolosnya Qatar ke Piala Dunia 2026 bukan sekadar pencapaian, tetapi penegasan bahwa mereka kini layak bersaing di level tertinggi. Dengan fondasi pengalaman 2022 dan sentuhan taktik Lopetegui, The Maroons siap membuktikan bahwa mereka bukan lagi tim debutan—melainkan kontestan serius di panggung global.

Skuad Timnas Qatar

Timnas Qatar membawa kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda dalam menghadapi Piala Dunia 2026. Berikut daftar lengkap pemain berdasarkan posisi:

Kiper

  • Shehab Elleithy (Al-Shahania SC)
  • Salah Zakaria (Al-Duhail SC)
  • Meshaal Barsham (Al-Sadd SC)
  • Mahmoud Abunada (Al-Rayyan SC)

Bek

  • Boualem Khoukhi (Al-Sadd SC)
  • Pedro Miguel (Al-Sadd SC)
  • Sultan Al Brake (Al-Duhail SC)
  • Tarek Salman (Al-Sadd SC)
  • Al-Hashmi Al-Hussain (Al-Arabi SC)
  • Ayoub Al-Alawi (Al-Gharafa SC)
  • Bassam Al-Rawi (Al-Duhail SC)
  • Rayyan Al-Ali (Al-Gharafa SC)
  • Issa Laye (Al-Arabi SC)
  • Lucas Mendes (Al-Wakrah SC)
  • Mohammed Waad (Al-Shamal SC)
  • Niall Mason (Qatar SC)

Gelandang

  • Ahmed Fathi (Al-Arabi SC)
  • Jassim Gaber (Al-Rayyan SC)
  • Assim Madibo (Al-Wakrah SC)
  • Abdulaziz Hatem (Al-Rayyan SC)
  • Karim Boudiaf (Al-Duhail SC)
  • Mohammed Mannai (Al-Shamal SC)
  • Homam Al-Amin (Cultural Leonesa)

Penyerang

  • Almoez Ali (Al-Duhail SC)
  • Akram Afif (Al-Sadd SC)
  • Tahsin Mohammed (Al-Duhail SC)
  • Edmílson Junior (Al-Duhail SC)
  • Ahmed Al-Ganehi (Al-Gharafa SC)
  • Ahmed Alaa (Al-Rayyan SC)
  • Sebastian Soria (Qatar SC)
  • Hassan Al-Haydos (Al-Sadd SC)
  • Mubarak Shannan (Al-Duhail SC)
  • Mohammed Muntari (Al-Gharafa SC)
  • Yusuf Abdurisag (Al-Wakrah SC)

Perpaduan Pengalaman dan Regenerasi

Nama-nama seperti Akram Afif, Almoez Ali, dan Hassan Al-Haydos tetap menjadi tulang punggung tim, sementara sejumlah pemain muda mulai diberi ruang untuk memperkuat kedalaman skuad. Dominasi pemain dari klub-klub lokal seperti Al-Sadd dan Al-Duhail menunjukkan kuatnya fondasi liga domestik Qatar dalam menopang tim nasional.

Dengan komposisi ini, Qatar berambisi tampil lebih kompetitif di Piala Dunia 2026 dan melampaui pencapaian mereka pada edisi sebelumnya.

Sumber : PSSI / Transfermarkt

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses