Proyek Rumah Jabatan Wawali Dikebut, Wakil Wali Kota Minta Tambah Tenaga Kerja
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan terus mengawal pembangunan Rumah Jabatan Wakil Wali Kota agar dapat diselesaikan sesuai jadwal. Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, turun langsung meninjau progres pekerjaan sekaligus memberikan sejumlah arahan kepada kontraktor dan pihak terkait untuk mempercepat pelaksanaan proyek tanpa mengabaikan kualitas maupun keselamatan kerja.
Dalam peninjauan tersebut, Bagus menilai pekerjaan masih perlu dipacu mengingat waktu pelaksanaan yang tersisa sekitar empat setengah bulan. Ia berharap proyek yang dibiayai melalui APBD Kota Balikpapan itu dapat rampung sesuai target pada November 2026.
“Saya minta ritme pekerjaan ditingkatkan. Waktu yang tersisa tidak banyak, sehingga seluruh pihak harus bekerja lebih efektif agar target penyelesaian pada November bisa tercapai,” ujar Bagus, Selasa (7/7/2026).
Ia juga menyoroti kondisi area proyek yang menurutnya harus ditata lebih rapi agar aktivitas para pekerja menjadi lebih nyaman dan produktif.
“Material yang sudah tidak digunakan, puing-puing, maupun timbunan tanah harus segera dibersihkan dan diratakan. Area kerja yang rapi akan membuat pekerjaan lebih cepat dan lebih aman,” katanya.
Selain penataan lokasi, Bagus meminta kontraktor memperhatikan kenyamanan tenaga kerja. Salah satunya dengan memasang terpal di area fabrikasi besi agar pekerja tidak terus-menerus terpapar panas matahari.
“Hal-hal sederhana seperti ini juga harus diperhatikan. Kalau pekerja nyaman, produktivitas mereka tentu akan lebih baik,” ujarnya.
Menurut Bagus, fokus utama saat ini adalah menyelesaikan pekerjaan struktur bangunan, seperti pondasi, kolom, dan balok. Ia menilai penyelesaian struktur lebih awal akan memberikan waktu yang cukup untuk pekerjaan arsitektur dan tahap penyelesaian akhir.
“Pekerjaan struktur harus diprioritaskan. Setelah itu baru pekerjaan arsitektur dan finishing bisa berjalan lebih leluasa. Kalau perlu, jumlah tenaga kerja ditambah agar progresnya lebih cepat,” tegasnya.
Wajib Pakai APD
Tak hanya mengejar target waktu, Bagus juga mengingatkan pentingnya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Ia meminta seluruh pekerja menggunakan alat pelindung diri (APD), termasuk tamu yang memasuki area proyek.
“Keselamatan kerja tidak boleh ditawar. Semua pekerja wajib memakai APD, begitu juga siapa pun yang masuk ke lokasi proyek harus mengikuti aturan keselamatan,” ucapnya.
Ia juga mengantisipasi kendala cuaca yang berpotensi menghambat pembangunan. Untuk itu, kontraktor diminta memperbaiki akses menuju lokasi proyek agar pekerjaan dapat segera dilanjutkan setelah hujan reda.
“Jangan sampai hujan menjadi alasan pekerjaan berhenti terlalu lama. Akses jalan harus diperbaiki sehingga satu jam setelah hujan, pekerjaan sudah bisa berjalan kembali,” katanya.
Pembangunan Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Balikpapan memiliki nilai anggaran sekitar Rp13 miliar yang bersumber dari APBD Kota Balikpapan.
Bagus menegaskan pemerintah akan terus melakukan pemantauan secara berkala hingga proyek selesai. Menurutnya, pengawasan yang konsisten diperlukan agar kualitas bangunan tetap terjaga dan target penyelesaian dapat dipenuhi.
“Saya akan terus datang memantau progresnya. Yang kami inginkan bukan hanya selesai tepat waktu, tetapi juga menghasilkan bangunan yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan dengan baik,” pungkasnya.(***/Adv Diskominfo Balikpapan).
Penulis : Dani
Editor: Ramadani
BACA JUGA
