Rampungkan Bedah 80 Rumah, Kapolda Kaltim: Bukti Nyata Pengabdian Polri untuk Masyarakat

Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro dan Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo, saat peluncuran bedah 80 rumah tidak layak huni (foto : Inibalikpapan/Samsul)
Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro dan Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo, saat peluncuran bedah 80 rumah tidak layak huni (foto : Inibalikpapan/Samsul)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Polda Kalimantan Timur menuntaskan Program Bedah 80 Rumah yang menjadi salah satu rangkaian Hari Bhayangkara ke-80. Seluruh rumah sasaran berhasil direnovasi 100 persen sebagai wujud nyata kepedulian Polri bersama pemerintah daerah dalam menghadirkan hunian yang lebih layak bagi masyarakat.

Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro mengatakan program yang berlangsung sejak 10 hingga 27 Juni 2026 tersebut tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik rumah, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui hunian yang lebih sehat, aman, dan layak huni.

“Sebanyak 80 unit rumah telah selesai dibedah. Program ini kami laksanakan sejak 10 hingga 27 Juni sebagai rangkaian Hari Bhayangkara ke-80. Tujuan utamanya adalah membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak, sekaligus meningkatkan aspek kesehatan dan sanitasi,” ujar Endar di Balikpapan, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, keberhasilan program tidak lepas dari semangat gotong royong antara personel Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Renovasi rumah dilakukan oleh personel dari berbagai satuan di lingkungan Polda Kaltim, mulai dari Samapta, Brimob, Polair hingga fungsi kepolisian lainnya. Mereka bekerja bersama pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur untuk menyelesaikan seluruh proses pembangunan.

Tak Hanya Bedah Rumah

Selain meresmikan rampungnya program bedah rumah, Polda Kaltim juga menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat.

Di antaranya pembangunan 34 unit sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga, pembagian paket sembako bagi masyarakat kurang mampu, hingga penyerahan kendaraan operasional kepada salah satu pondok pesantren di Kota Balikpapan.

Endar menegaskan kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Perkuat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial

Kapolda berharap berbagai program sosial yang digelar dalam momentum Hari Bhayangkara tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.

Sebaliknya, kegiatan tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi pemerintah, dunia usaha, organisasi sosial, maupun masyarakat untuk bersama-sama membantu warga yang membutuhkan.

“Kami berharap kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus berjalan. Program ini semoga menjadi pemicu bagi siapa pun yang memiliki kemampuan untuk bersama-sama membantu warga yang membutuhkan,” katanya.

Ia menambahkan, budaya gotong royong yang terus tumbuh di tengah masyarakat akan memperkuat rasa persaudaraan sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di Kalimantan Timur.

Melalui Program Bedah 80 Rumah, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi perayaan institusi kepolisian, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Puluhan keluarga kini menempati rumah yang lebih layak, sehat, dan aman, sekaligus merasakan langsung manfaat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Penulis : Samsul

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses