Ratusan Peserta Ramaikan Lari Kreatif Ekraf Balikpapan

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Lari tidak selalu tentang mengejar garis finis. Di Balikpapan, aktivitas olahraga mulai dipandang sebagai ruang untuk mempertemukan komunitas, kreativitas, dan peluang ekonomi baru.

Semangat itu terlihat dalam kegiatan Lari Kreatif Ekraf Balikpapan 2026 yang digelar di Gedung Parkir Klandasan, Minggu (9/8/2026) pagi. Kegiatan tersebut mempertemukan pemerintah, pelaku ekonomi kreatif, komunitas lari, dunia usaha, dan masyarakat dalam satu ruang kebersamaan.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi positif yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup aktif, tetapi juga dapat memperkuat perkembangan ekonomi kreatif di daerah.

Menurut dia, ekonomi kreatif tidak harus tumbuh dari kegiatan yang bersifat formal. Berbagai aktivitas masyarakat, termasuk olahraga, komunitas, hiburan, dan kreativitas, dapat menjadi pintu masuk untuk menciptakan interaksi sekaligus membuka peluang ekonomi.

“Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Forum Ekonomi Kreatif Balikpapan yang telah menggagas dan menyelenggarakan kegiatan ini,” kata Rahmad dalam sambutannya.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, komunitas, pelaku ekonomi kreatif, dunia usaha, dan masyarakat perlu terus diperluas. Ekosistem tersebut dinilai penting agar berbagai gagasan dan inovasi baru dapat tumbuh di Kota Balikpapan.

Rahmad berharap Lari Kreatif Ekraf Balikpapan dapat berkembang menjadi agenda positif yang digelar secara berkelanjutan. Bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga ruang untuk memperkuat hubungan antarkomunitas dan membuka kesempatan baru bagi pelaku ekonomi kreatif.

“Kolaborasi seperti ini tentunya akan semakin memperkuat ekosistem kreatif di Kota Balikpapan dan mendorong lahirnya berbagai inisiatif serta inovasi baru,” ujarnya.

Jaga Semangat Masyarakat

Kegiatan tersebut juga berlangsung menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Momentum itu dimanfaatkan Rahmad untuk mengajak masyarakat menjaga semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” melalui kehidupan yang produktif, kreatif, dan saling mendukung.

Bagi Balikpapan, semangat tersebut menjadi penting di tengah posisi kota sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi di Kalimantan Timur. Ruang-ruang perjumpaan seperti olahraga dan komunitas dapat menjadi bagian dari cara membangun kota yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga kuat dalam kebersamaan.

Sebab, sebuah kota pada akhirnya bukan hanya dibangun oleh gedung dan infrastruktur. Kota juga tumbuh dari warganya yang mau bergerak bersama.

“Balikpapan kubangun, kujaga, dan kubela. Kubangun dengan amal, kujaga dengan iman, dan kubela dengan doa,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan Wali Kota.

Dari lintasan lari, pesan itu menemukan makna yang sederhana: bergerak bersama, menjaga kebersamaan, dan menjadikan kreativitas sebagai energi untuk membangun Balikpapan.***

Penulis : Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses