Kelurahan Margasari Dukung Penataan Pasar Pandansari Lewat Disiplin Jam Berjualan
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kelurahan Margasari mengajak para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Pandansari untuk mematuhi ketentuan jam operasional sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.
Langkah tersebut dinilai penting agar aktivitas perdagangan tetap berjalan tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat maupun pengguna jalan.
Lurah Margasari, Hendra Jaya Prawira, mengatakan kawasan Pasar Pandansari merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi yang setiap hari ramai dikunjungi masyarakat. Karena itu, seluruh pihak perlu memiliki kesadaran bersama untuk menjaga ketertiban dan kebersihan.
“Pasar Pandansari berada di wilayah Kelurahan Margasari sehingga kami tentu mendukung upaya penataan yang dilakukan pemerintah. Kami berharap seluruh pedagang dapat mematuhi jam operasional yang telah disepakati bersama,” kata Hendra, Sabtu (8/8/2026).
Menurutnya, pengaturan waktu berjualan bertujuan memberikan ruang bagi aktivitas perdagangan tanpa mengesampingkan kepentingan masyarakat yang menggunakan jalan di sekitar pasar.
“Pada jam-jam tertentu kawasan ini sangat padat. Dengan adanya pengaturan waktu, aktivitas jual beli tetap bisa berlangsung, sementara akses jalan juga dapat dimanfaatkan masyarakat dengan lebih nyaman,” ujarnya.
Hendra menambahkan, selain mematuhi jam operasional, para pedagang juga diharapkan tidak meninggalkan sampah setelah selesai berjualan. Kebersihan kawasan pasar menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.
“Kami mengimbau pedagang agar membersihkan lapaknya masing-masing setelah selesai berjualan. Jangan sampai ada sampah yang tertinggal karena kebersihan lingkungan akan memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pembeli,” jelasnya.
Utamakan Komunikasi Pedagang
Ia mengatakan Kelurahan Margasari terus berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan, Satpol PP, pengurus pasar, dan para ketua RT untuk memastikan penataan kawasan Pasar Pandansari berjalan dengan baik. Pendekatan persuasif terus dikedepankan agar pedagang memahami tujuan dari kebijakan tersebut.
“Kami lebih mengutamakan komunikasi dan pembinaan. Harapannya seluruh pedagang memahami bahwa aturan ini dibuat demi kepentingan bersama, bukan untuk mempersulit mereka mencari nafkah,” katanya.
Menurut Hendra, apabila kawasan pasar tetap bersih dan tertib, citra Pasar Pandansari sebagai salah satu pusat perdagangan terbesar di Balikpapan juga akan semakin baik. Kondisi itu diyakini dapat menarik lebih banyak masyarakat untuk berbelanja.
“Kalau lingkungannya bersih, tertib, dan nyaman, tentu pembeli juga senang datang ke pasar. Pada akhirnya pedagang sendiri yang akan merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Hendra berharap seluruh pedagang dapat menjadi bagian dari upaya menjaga ketertiban di kawasan Pasar Pandansari dengan menaati jam operasional dan menjaga kebersihan setiap hari.
“Mari kita bersama-sama menjaga Pasar Pandansari agar tetap menjadi kawasan perdagangan yang tertib, bersih, aman, dan nyaman. Dengan kerja sama semua pihak, saya yakin suasana pasar akan semakin baik dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.***
Penulis : Dani
Editor : Ramadani
BACA JUGA
