Dapur MBG di Balikpapan Capai 36 Lokasi, 10 Dapur Masih Dalam Pembangunan

Salah Satu SPPG yang berada di Kecamatan Balikpapan Barat (Foto:Samsul/Inibalikpapan.com)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat kesiapan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menambah jumlah dapur penyedia makanan bagi penerima manfaat.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengatakan saat ini telah terdapat 36 dapur MBG yang beroperasi di berbagai wilayah Kota Balikpapan. Sementara itu, sebanyak 10 lokasi lainnya masih dalam proses pembangunan.

Penambahan dapur tersebut dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan program MBG dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat sekaligus menjaga kualitas makanan yang disalurkan kepada masyarakat.

“Untuk dapur MBG saat ini sudah ada 36 lokasi. Kemudian ada 10 lokasi yang masih dalam proses pembangunan,” kata Bagus, Rabu (12/8/2026).

Menurut dia, keberadaan dapur MBG tidak hanya berkaitan dengan penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem pelayanan pangan yang terorganisasi di tingkat daerah.

Pemerintah kota, kata Bagus, terus melakukan pemantauan agar proses pembangunan maupun operasional dapur memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan. Hal itu mencakup kesiapan sarana, pengolahan makanan, hingga proses distribusi ke sekolah-sekolah penerima manfaat.

Cakupan Penerima Program

Percepatan pembangunan dapur juga menjadi bagian penting mengingat cakupan penerima program MBG terus berkembang. Dengan bertambahnya dapur, distribusi makanan diharapkan dapat dilakukan lebih efektif dan tidak menempuh jarak terlalu jauh dari lokasi penerima manfaat.

Bagus menegaskan, pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam mendukung keberlanjutan program tersebut. Selain memastikan ketersediaan dapur, pengawasan terhadap standar keamanan dan kualitas makanan menjadi perhatian agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

Program MBG sendiri memiliki dampak yang lebih luas dibandingkan sekadar pemberian makanan gratis. Di tingkat lokal, kebutuhan bahan pangan untuk dapur juga dapat membuka ruang keterlibatan pelaku usaha dan pemasok dari daerah, sepanjang memenuhi standar dan ketentuan yang berlaku.

Karena itu, perkembangan jumlah dapur MBG di Balikpapan menjadi salah satu indikator kesiapan daerah dalam mendukung program nasional tersebut.

Dengan 36 dapur yang telah tersedia dan 10 dapur yang masih dibangun, kapasitas pelayanan MBG di Balikpapan berpeluang terus meningkat. Pemerintah kota berharap penambahan tersebut dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan, sehingga program MBG tidak berhenti pada persoalan jumlah penerima, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak dan keluarga.

“Yang paling penting adalah bagaimana program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kita ingin pelaksanaannya berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan kualitas makanannya tetap terjaga,” ujar Bagus.(***/Adv Diskominfo Balikpapan).

Penulis : Dani/Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses