Skenario Degradasi Pekan 34: Wasit Diganti Mendadak, Madura United dan Persis Solo Saling Jegal Demi Bertahan Hidup
JAKARTA, Inibalikpapan.com — Tensi panas pekan ke-34 Super League musim 2025/2026 tidak hanya terjadi di jalur perebutan juara. Panggung papan bawah juga panas karena degradasi membayangi Madura United FC dan Persis Solo.
Di tengah ketegangan itu, PSSI mendadak melakukan perombakan darurat pada sektor perangkat pertandingan.
Laga krusial antara Madura United meladeni PSM Makassar yang akan digulirkan di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026) besok, terpaksa mengalami pergantian wasit utama di detik-detik terakhir.
Alasan Medis, PSSI Tunjuk Rio Permana Putra
Melalui siaran pers resmi Jumat (22/5/2026), Komite Wasit PSSI mengonfirmasi bahwa wasit yang semula ditunjuk, Naufal Adya Fairuski, terpaksa ditarik mundur karena mengalami kendala kesehatan yang mendadak.
“PSSI melalui Komite Wasit melakukan penyesuaian wasit yang sebelumnya ditunjuk, Naufal Adya Fairuski, tidak dapat menjalankan tugas karena kondisi medis yang darurat. Sebagai gantinya, Komite Wasit telah menunjuk Rio Permana Putra untuk memimpin pertandingan tersebut,” tulis PSSI dalam rilis resminya.
Langkah cepat ini diambil demi menjamin kualitas kepemimpinan lapangan dan menjaga integritas hasil pertandingan yang teramat sakral bagi kelangsungan hidup klub di kasta tertinggi nasional.
Skenario Head-to-Head Menguntungkan Persis Solo
Bagi Laskar Sape Kerrab—julukan Madura United—pertandingan melawan Juku Eja adalah harga mati. Mereka yang saat ini duduk di peringkat ke-15 dengan tabungan 32 poin, hanya terpaut satu angka dari Persis Solo yang mengintai di peringkat ke-16 (zona degradasi) dengan 31 poin.
Di waktu yang bersamaan, Persis Solo akan menantang tuan rumah Persita Tangerang di Banten International Stadium dalam laga tanpa penonton.
Berikut peta kalkulasi dan skenario penentu siapa yang akan menyusul Semen Padang FC dan PSBS Biak turun kasta ke Liga 2:
- Skenario Madura United Aman: Laskar Sape Kerrab wajib melumat PSM Makassar. Kemenangan otomatis mengunci posisi mereka di posisi ke-15 tanpa perlu memikirkan hasil pertandingan Persis Solo.
- Skenario Tikungan Maut Persis Solo: Jika Madura United kalah dan Persis Solo mampu menahan imbang Persita, maka kedua tim akan finis dengan poin yang sama persis, yaitu 32 poin.
Jika skenario poin kembar itu terjadi, maka regulasi kompetisi akan menghitung keunggulan berdasarkan catatan head-to-head kedua tim sepanjang musim ini. Dalam aspek ini, Laskar Sambernyawa (Persis Solo) berada di atas angin.
Pada putaran pertama di Solo, kedua tim bermain imbang 1-1. Namun saat bertamu ke Pulau Madura, Persis Solo justru sukses mempecundangi Madura United dengan skor tipis 2-1.
BACA JUGA
