SPMB Balikpapan 2026 Gratis dan Tanpa Titipan, Wawali Tegaskan Tak Ada Jalur Khusus
BALIKPAPAN,Inibalikpapan com – SPMB Balikpapan 2026 resmi dimulai dan kabar yang paling ditunggu orang tua akhirnya ditegaskan Pemerintah Kota Balikpapan: proses penerimaan siswa baru tidak dipungut biaya, dilakukan secara online, serta tidak boleh ada praktik titip-menitip maupun intervensi dari pihak mana pun.
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo memastikan seluruh tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan sesuai aturan dan dapat dipantau secara terbuka oleh masyarakat.
Setiap tahun ajaran baru, persoalan sekolah favorit, jalur masuk, hingga isu titipan kerap menjadi perbincangan di tengah masyarakat.
Karena itu, Pemkot Balikpapan menegaskan seluruh calon peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses seleksi tanpa perlakuan khusus.
“SPMB tidak dipungut biaya. Kami memastikan seluruh tahapan penerimaan murid baru berjalan sesuai aturan yang berlaku, transparan, dan bebas dari praktik titip-menitip,” kata Bagus Susetyo, Rabu (17/6/2026).
Semua Tahapan Dilakukan Secara Online
Menurut Bagus, pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung mulai 15 Juni hingga 13 Juli 2026.
Seluruh proses pendaftaran dan seleksi dilakukan secara daring untuk mengurangi potensi penyimpangan sekaligus memudahkan masyarakat mengakses informasi.
Dengan sistem digital tersebut, orang tua dapat memantau proses seleksi secara terbuka dan objektif sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemkot Balikpapan juga menegaskan tidak akan mentoleransi segala bentuk gratifikas. Maupun upaya intervensi yang dapat mencederai prinsip keadilan dalam dunia pendidikan.
“Kami melarang keras adanya gratifikasi dan intervensi dalam bentuk apa pun. Semua proses dilakukan secara online sehingga dapat dipantau secara objektif dan terbuka,” tegasnya.
Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan atau penerimaan melalui jalur tertentu di luar mekanisme resmi.
Kesempatan Sama untuk Semua Anak
Menurut Bagus, keberhasilan pelaksanaan SPMB tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat untuk menjaga proses penerimaan siswa tetap bersih dan berintegritas.
Dengan sistem yang semakin transparan, Pemkot Balikpapan berharap seluruh anak mendapatkan kesempatan yang sama. Untuk mengakses pendidikan sesuai haknya tanpa diskriminasi maupun perlakuan khusus.
Bagi banyak keluarga, komitmen ini menjadi harapan agar proses penerimaan siswa baru tahun ini berlangsung lebih adil, terbuka, dan bebas dari berbagai praktik yang selama ini sering menjadi keluhan masyarakat.(***/Adv Diskominfo Balikpapan).
Penulis : Samsul
Editor : Ramadani
BACA JUGA
