Survei Cyrus Network: 65,4% Publik Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Jati 05 Pagi, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Senin, 3 Februari 2025 / YouTube Sekkab
Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Jati 05 Pagi, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Senin, 3 Februari 2025 / YouTube Sekkab

JAKARTA, Inibalikpapan.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi andalan pemerintah terus mendapat tempat di hati masyarakat. Hasil survei terbaru dari Cyrus Network yang dirilis pada Selasa (14/4/2026) menunjukkan bahwa mayoritas publik atau sebesar 65,4 persen menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan program ini.

Meskipun terdapat dinamika pandangan sejak diluncurkan pada awal 2025, angka dukungan ini membuktikan bahwa MBG merupakan salah satu kebijakan yang paling mendapat perhatian dan harapan besar dari masyarakat Indonesia.

Pemenuhan Gizi dan Beban Ekonomi Keluarga

Peneliti Ahli Cyrus Network, Syahril Ilhami, mengungkapkan bahwa dukungan masif ini didorong oleh manfaat langsung yang dirasakan oleh rumah tangga. Ada tiga faktor utama yang membuat masyarakat berdiri di belakang program ini:

  1. Pemenuhan Gizi Masyarakat (31,5%): Masyarakat melihat MBG sebagai solusi nyata perbaikan nutrisi.
  2. Pengurangan Beban Ekonomi (28,4%): Program ini secara langsung membantu pengeluaran konsumsi keluarga.
  3. Kesehatan Kelompok Rentan (23%): Dukungan terhadap kesehatan anak sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui.

“Selain itu, sekitar 4,1 persen responden juga menyoroti dampak positif program ini bagi pemberdayaan petani dan UMKM lokal melalui penyediaan bahan baku makanan,” ujar Syahril dalam konferensi pers daring, dilansir dari suara.com jaringan inibalikpapan.

Optimisme Publik di Empat Aspek Utama

Survei yang dilakukan pada 1-5 April 2026 terhadap responden di seluruh Indonesia ini juga memotret tingkat optimisme publik yang cukup tinggi di beberapa lini:

  • Dampak Ekonomi: 70,6% publik yakin MBG menggerakkan ekonomi masyarakat.
  • Kesehatan: 64,4% responden optimis standar kesehatan meningkat.
  • Jangkauan Pelaksanaan: 61,2% yakin program ini akan menjangkau seluruh anak Indonesia.
  • Kecerdasan Generasi: 60,8% percaya MBG mampu meningkatkan kecerdasan generasi penerus.

Catatan Kritis: Kualitas dan Distribusi Jadi Sorotan

Kendati dukungan mendominasi, Cyrus Network juga mencatat adanya 32,7 persen masyarakat yang belum mendukung. Kelompok ini memberikan kritik tajam yang perlu menjadi bahan evaluasi pemerintah.

Kekhawatiran utama para penentang program ini meliputi pelaksanaan yang dinilai belum optimal (30,1%), keraguan terhadap kualitas makanan (22,3%), hingga distribusi yang dianggap tidak merata (17,7%). Isu besarnya anggaran (16,7%) juga menjadi poin yang sering diperdebatkan.

“Temuan ini menunjukkan bahwa meski dukungan kuat, pemerintah memiliki tantangan besar dalam hal transparansi pelaksanaan dan penjaminan kualitas pangan agar kepercayaan publik tetap terjaga,” pungkas Syahril.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses