Swiss vs Bosnia: Tiga Poin Jadi Target untuk Perbesar Peluang ke Babak Selanjutnya
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Swiss dan Bosnia-Herzegovina sama-sama memburu kemenangan pertama saat bertemu pada laga kedua Grup B Piala Dunia 2026 di Los Angeles Stadium, Jumat (19/6/2026) WIB atau Kamis (18/6/2026) waktu setempat. Setelah sama-sama bermain imbang pada pertandingan pembuka, tiga poin menjadi target utama untuk memperbesar peluang lolos ke fase gugur.
Swiss datang dengan modal pengalaman yang lebih matang. Tim asuhan Murat Yakin sukses menembus fase knockout dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir. Namun mereka masih menyimpan kekecewaan setelah gagal mempertahankan keunggulan dan harus puas bermain imbang melawan Qatar pada laga pertama.
Di sisi lain, Bosnia-Herzegovina berusaha menciptakan sejarah baru. Pada satu-satunya penampilan mereka di Piala Dunia tahun 2014, Bosnia tersingkir di fase grup. Kini mereka ingin melangkah lebih jauh, meski harus menghadapi salah satu pertahanan paling solid di Eropa.
Klasemen sementara Grup B juga menunjukkan persaingan yang masih terbuka. Seluruh tim mengoleksi satu poin setelah seluruh pertandingan pertama berakhir imbang.
Swiss Waspadai Bola Mati Bosnia
Pelatih Swiss Murat Yakin menilai timnya harus tampil lebih efektif dan meminimalkan kesalahan jika ingin meraih kemenangan.
“Kami harus memainkan permainan kami sendiri dan membuat sesedikit mungkin kesalahan. Kami harus memberikan banyak tekanan kepada mereka, membuat lini pertahanan mereka sibuk, dan memanfaatkan peluang yang kami miliki,” ujar Yakin.
Ia juga mengingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai kekuatan Bosnia dalam situasi bola mati yang selama ini menjadi salah satu senjata utama lawan.
Swiss diperkirakan kembali mengandalkan Granit Xhaka sebagai motor permainan di lini tengah dengan dukungan Breel Embolo dan Dan Ndoye di sektor serang.
Bosnia Datang Tanpa Rasa Takut
Pelatih Bosnia-Herzegovina Sergej Barbarez menegaskan timnya tetap membidik kemenangan meski menghadapi lawan yang lebih berpengalaman di panggung Piala Dunia.
Barbarez menilai tekanan bukan masalah bagi Swiss yang sudah terbiasa bermain di level tertinggi. Namun ia mengingatkan bahwa banyak kejutan terjadi di Piala Dunia dan status unggulan tidak selalu menjamin kemenangan.
Menurutnya, yang terpenting adalah tim tetap siap secara fisik maupun mental untuk menjalankan permainan terbaik mereka.
Bek Bosnia Nikola Katic juga optimistis timnya mampu memberikan perlawanan sengit.
“Kami harus lebih baik daripada tim Swiss. Jika kami memberikan 100 persen kemampuan kami dan menunjukkan semua yang kami miliki di lapangan, saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang hebat dan kami yakin bisa mendapatkan hasil yang baik pada akhirnya,” kata Katic.
Ia menambahkan hasil pertandingan akan sangat bergantung pada bagaimana kedua tim bermain, namun Bosnia berharap bisa menjadi pihak yang keluar sebagai pemenang.
Dengan peluang lolos yang masih terbuka lebar bagi seluruh penghuni Grup B, duel Swiss kontra Bosnia-Herzegovina diperkirakan berlangsung ketat. Kemenangan bukan hanya soal tambahan tiga poin, tetapi juga langkah penting menuju babak knockout Piala Dunia 2026.***
Penulis: Donny Moslem/FIFA Website
Editor: Donny
BACA JUGA
