Tahun Baru Islam Jadi Momentum Muhasabah, Bagus Susetyo Ajak Warga Perkuat Persatuan
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kota Balikpapan menjadi momentum untuk memperkuat nilai keimanan, persatuan, dan semangat membangun daerah.
Kehadiran Ustaz Prof. Abdul Somad dalam tabligh akbar yang digelar di Balikpapan mendapat sambutan antusias ribuan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengatakan ceramah yang disampaikan Prof. Abdul Somad mengingatkan kembali makna hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, pergantian tahun baru Islam bukan sekadar pergantian kalender, melainkan ajang muhasabah untuk memperbaiki diri sekaligus memperkuat komitmen membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
“Pesan yang disampaikan Prof. Abdul Somad mengajak kita untuk meneladani perjuangan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kita semua mendapatkan syafaat dan mampu menjadikan beliau sebagai uswatun hasanah dalam setiap langkah kehidupan,” ujar Bagus, Sabtu malam (4/7/2026).
Ia menuturkan, doa yang dipanjatkan untuk Kota Balikpapan agar menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur merupakan harapan seluruh masyarakat. Kota yang aman, damai, makmur, dan mendapat keberkahan Allah SWT menjadi cita-cita yang terus diwujudkan melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat.
Menurut Bagus, menjaga kondusivitas daerah merupakan tanggung jawab bersama. Persatuan di tengah keberagaman menjadi modal utama agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh warga.
“Pemerintah Kota Balikpapan tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga agar Balikpapan semakin maju, nyaman, dan sejahtera,” katanya.
Nilai-nilai Keagamaan
Ia menambahkan, semangat kebersamaan yang terbangun dalam peringatan Tahun Baru Islam diharapkan terus terpelihara dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai keagamaan harus menjadi fondasi dalam membangun karakter masyarakat yang saling menghormati, peduli, serta menjaga kerukunan.
Bagus juga mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai awal untuk meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus memperkuat kepedulian terhadap sesama. Dengan semangat hijrah, setiap individu diharapkan mampu menghadirkan perubahan positif, baik bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.
“Peringatan 1 Muharram bukan hanya seremoni, tetapi momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, mempererat persaudaraan, dan terus berharap agar Kota Balikpapan senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT,” tuturnya.
Melalui semangat hijrah dan kebersamaan, Pemerintah Kota Balikpapan optimistis visi mewujudkan Balikpapan sebagai kota yang nyaman dihuni, maju, serta tetap berlandaskan nilai-nilai religius dalam bingkai Madinatul Iman dapat terus diwujudkan dengan dukungan seluruh lapisan masyarakat.***
Penulis : Samsul
Editor : Ramadani
BACA JUGA
