Total Pengunjung 24.815 Orang, Transaksi UMKM KalaFest 2026 Tembus Rp670 Juta

Plh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Bayuadi Hardiyanto
Plh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Bayuadi Hardiyanto (foto : Pemprov)

SAMARINDA, Inibalikpapan.com – KalaFest 2026 menghadirkan berbagai program strategis untuk mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kalimantan Timur.

Plh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Bayuadi Hardiyanto, menyampaikan bahwa selama tiga hari penyelenggaraan, juga digelar Gerakan Pangan Murah secara serentak di seluruh wilayah Kaltim.

Program tersebut berlangsung di sejumlah daerah seperti Samarinda, Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Kutai Timur, Bontang, Berau, hingga Mahakam Ulu, dengan total nilai penjualan mencapai Rp670.034.600 dan melibatkan puluhan pelaku UMKM.

Bagian Road to FESyar KTI

KalaFest 2026 merupakan bagian dari rangkaian menuju Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia. Kegiatan ini digelar di dua lokasi utama, yakni Islamic Center Samarinda dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltim.

Antusiasme masyarakat pun tinggi. Tercatat, jumlah pengunjung mencapai lebih dari 24.815 orang, dengan jangkauan digital menembus 702.483 audiens.

“Total pengunjung KalaFest 2026 mencapai lebih dari 24.815 orang dan menjangkau lebih dari 702 ribu audiens melalui platform digital,” ujar Bayuadi saat penutupan acara, dikutip dari laman Pemprov.

Dorong Pembiayaan UMKM Syariah

KalaFest 2026 mengusung tiga tema utama, Pembiayaan dan keuangan sosial Syariah, Halal lifestyle, dan Digitalisasi, literasi, dan edukasi ekonomi syariah

Pada sektor pembiayaan, digelar program Business Matching dan Edukasi serta Literasi Keuangan UMKM (BIMA ETAM) yang mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga keuangan syariah.

Bersinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim-Kaltara, program ini berhasil mencatat realisasi pembiayaan sebesar Rp3,29 miliar kepada 20 pelaku usaha syariah.

Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah

Selain pembiayaan, kegiatan ini juga memberikan edukasi literasi keuangan dan digitalisasi UMKM, termasuk pelatihan pencatatan keuangan digital.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat fondasi usaha, meningkatkan daya saing, serta mempercepat pengembangan ekosistem ekonomi syariah di Kalimantan Timur.

KalaFest 2026 pun menjadi bukti nyata kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis nilai-nilai Islam yang inklusif dan berkelanjutan. /Pemprov

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses