Api Ludeskan 3 Hektare Lahan di Manggar Baru, Polisi Selidiki Titik Awal Kebakaran

Api Ludeskan 3 Hektare Lahan di Manggar Baru, Polisi Selidiki Titik Awal Kebakaran
Polisi menyelidiki kebakaran lahan seluas sekitar tiga hektare terjadi di Jalan Persatuan RT 50, Kelurahan Manggar Baru, Kecamatan Balikpapan Timur, Senin (14/9/2026). Foto: Inibalikpapan/Samsul

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Kebakaran lahan seluas sekitar tiga hektare terjadi di Jalan Persatuan RT 50, Kelurahan Manggar Baru, Kecamatan Balikpapan Timur, Senin (14/9/2026). Polisi kini masih mendalami titik awal munculnya api setelah adanya keterangan saksi yang melihat seseorang menuju area tanah kaplingan sebelum kebakaran terjadi.

Lahan milik H. Rasyid menjadi area yang paling terdampak. Api juga merambat ke sejumlah lahan di sekitarnya, termasuk lahan milik warga dan area sitaan KPK.

Kapolsek Balikpapan Timur AKP M. Chusen mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 19.45 Wita. Personel Polsek bersama petugas pemadam kebakaran, Babinsa, relawan, dan warga langsung bergerak ke lokasi untuk mengendalikan kobaran api.

“Setelah menerima laporan, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan membantu penanganan kebakaran,” kata Chusen.

Satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api sekaligus melakukan pendinginan agar tidak muncul titik api baru.

Api Pertama Terlihat Sejak Siang

Berdasarkan keterangan saksi bernama Topo, api pertama kali terlihat sekitar pukul 11.30 Wita dari bagian atas kebun. Sebelum itu, ia sempat melihat seseorang mengendarai sepeda motor menuju area tanah kaplingan untuk mengecek kondisi lahan.

Tak lama berselang, api muncul dari arah tersebut dan dengan cepat menjalar ke bagian bawah lahan. Topo sempat mencoba memadamkan api menggunakan alat semprot kebun, tetapi kobaran terus membesar karena vegetasi kering membuat api cepat merambat.

Laporan kepada Ketua RT baru disampaikan sekitar pukul 18.30 Wita sebelum diteruskan kepada pihak terkait.

Chusen menegaskan, polisi belum menyimpulkan penyebab kebakaran. Keterangan saksi mengenai aktivitas seseorang sebelum api muncul masih sebatas informasi awal yang akan didalami.

“Penyebab pasti kebakaran masih dalam pendalaman. Keterangan saksi mengenai aktivitas seseorang sebelum api muncul juga akan kami dalami, tetapi belum bisa disimpulkan ada kaitannya dengan kebakaran,” ujarnya.

Polisi akan meminta keterangan dari saksi, pemilik lahan, Ketua RT, hingga warga sekitar untuk memastikan titik awal api dan penyebab kebakaran cepat meluas.

Warga Diimbau Tidak Membakar Lahan

Kondisi lahan yang dipenuhi rumput, ranting, dan vegetasi kering diduga mempercepat penyebaran api. Karena itu, kepolisian mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran lahan, terutama saat cuaca panas dan kering.

Bhabinkamtibmas bersama Babinsa, pihak kelurahan, dan Ketua RT juga diminta meningkatkan pengawasan terhadap lahan kosong, kebun, dan tanah kaplingan yang berpotensi menjadi titik rawan kebakaran.

Selain memastikan api benar-benar padam, petugas akan terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya bara maupun titik api baru. Polisi juga mengimbau masyarakat segera melapor jika melihat titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan lahan kosong maupun permukiman.***

Penulis: Samsul
Editor: Rizki

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses