AFC Nilai Kemajuan Sepak Bola Indonesia Jadi Kunci Penguatan Sepak Bola Asia

Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) Dato’ Windsor John dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir (foto : PSSI)
Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) Dato’ Windsor John dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir (foto : PSSI)

JAKARTA, Inibalikpapan.com — Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) Dato’ Windsor John menilai kemajuan sepak bola Indonesia memiliki dampak langsung terhadap perkembangan sepak bola Asia.

Menurutnya, semakin kuat ekosistem sepak bola Indonesia, semakin besar pula kontribusi Indonesia terhadap peningkatan kualitas sepak bola di kawasan Asia.

Hal itu disampaikan Dato’ Windsor John saat menjadi pembicara utama pada hari penutupan Indonesia Sports Summit (ISS) di JICC, Jakarta, Minggu (13/9).

“Kesuksesan Indonesia dalam mengurus dan mengembangkan sepak bola merupakan bagian dari kesuksesan AFC di Asia. Ketika Indonesia berkembang, sepak bola Asia juga berkembang,” ujar Dato’ Windsor John dalam sesi ISS, dikutip dari laman PSSI.

AFC Apresiasi Pembenahan Sepak Bola Indonesia

Dato’ Windsor John juga mengapresiasi kepemimpinan Erick Thohir dalam mendorong pembenahan sepak bola Indonesia.

Dalam rangkaian kegiatan ISS, Erick Thohir yang juga menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga mendampingi Dato’ Windsor John mengunjungi berbagai stan yang menampilkan inisiatif, inovasi, serta potensi olahraga Indonesia.

Kunjungan tersebut menjadi gambaran keterbukaan Indonesia dalam memperkenalkan perkembangan ekosistem olahraga kepada mitra internasional.

Bagi AFC, interaksi langsung dengan berbagai pemangku kepentingan di ISS juga menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan, kreativitas, dan komitmen yang tumbuh dalam ekosistem olahraga Indonesia.

Kehadiran Dato’ Windsor John sekaligus memperkuat hubungan AFC dan PSSI dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan sepak bola nasional.

Sebagai anggota aktif AFC, PSSI dinilai memiliki posisi strategis untuk menerjemahkan agenda pengembangan sepak bola Asia ke dalam program yang sesuai dengan kebutuhan Indonesia.

Tantangan Indonesia: Jaring Talenta Muda di Negara Kepulauan

Di sisi lain, Erick Thohir menyoroti tantangan geografis Indonesia sebagai negara kepulauan dalam proses pencarian dan pengembangan talenta sepak bola muda.

Menurut Erick, pengembangan sepak bola Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan kompetisi di daerah-daerah yang sudah memiliki infrastruktur dan ekosistem sepak bola yang kuat.

Perluasan akses bermain, peningkatan kualitas fasilitas, pendidikan pelatih, hingga konektivitas antardaerah menjadi bagian penting untuk memperluas basis talenta sepak bola nasional.

“Indonesia memiliki tantangan geografis sebagai negara kepulauan dalam upaya menemukan dan mengembangkan bakat-bakat muda. Karena itu, perluasan akses bermain, peningkatan kualitas fasilitas, penguatan pendidikan pelatih, serta koneksi antardaerah menjadi salah satu agenda yang bisa dijembatani dalam kerja sama antara PSSI dan AFC,” pungkas Erick Thohir.

Kerja sama PSSI dan AFC diharapkan tidak hanya memperkuat prestasi tim nasional, tetapi juga membangun fondasi sepak bola Indonesia dari level akar rumput hingga pembinaan pemain elite.

Dengan basis pemain dan wilayah yang besar, penguatan ekosistem sepak bola Indonesia pada akhirnya berpotensi memberikan kontribusi lebih besar terhadap perkembangan sepak bola Asia.

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses