Basarnas Balikpapan Perkuat Kerja Sama SAR dengan Australia, Bahas Evakuasi WNA hingga Dukungan untuk IKN
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Balikpapan memperkuat kerja sama internasional di bidang Search and Rescue (SAR) melalui pertemuan dengan Deputi Konsulat Jenderal Australia, Ana Mogaldeanu, dan Manajer Konsuler, Mario Fahrevi, pada Selasa (28/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan koordinasi penanganan keadaan darurat, khususnya yang melibatkan warga negara Australia di Indonesia, sekaligus memperkuat sinergi menghadapi berbagai potensi insiden di Kalimantan Timur, termasuk kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Bahas Penanganan WNA hingga Evakuasi Medis
Dalam audiensi tersebut, Basarnas Balikpapan memaparkan tugas, fungsi, dan kemampuan organisasi dalam menyelenggarakan operasi pencarian dan pertolongan di wilayah Kalimantan Timur.
Kedua belah pihak juga bertukar informasi mengenai mekanisme penanganan keadaan darurat, sistem koordinasi lintas instansi, serta prosedur penanganan warga negara asing yang membutuhkan bantuan SAR.
Pembahasan mencakup berbagai skenario kedaruratan, mulai dari kecelakaan di sektor industri dan pertambangan, evakuasi medis (medical evacuation/medevac), kecelakaan di kawasan wisata, hingga insiden di wilayah perairan yang mengancam keselamatan jiwa.
Dengan adanya kesamaan pemahaman mengenai mekanisme koordinasi, proses pencarian, pertolongan, dan evakuasi diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif apabila terjadi insiden yang melibatkan warga negara Australia maupun Indonesia.
Dukung Pelayanan SAR yang Lebih Profesional
Basarnas menilai kerja sama ini tidak hanya memperkuat komunikasi antarnegara, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pertukaran informasi, hingga berbagi pengalaman penyelenggaraan operasi SAR.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan Basarnas yang semakin adaptif terhadap tantangan penanganan keadaan darurat, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Bagi masyarakat, sinergi ini juga diharapkan mempercepat koordinasi lintas instansi dan lintas negara sehingga proses penyelamatan dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan profesional tanpa membedakan kewarganegaraan korban.
Tinjau Command Center dan Peralatan SAR
Sebagai bagian dari kunjungan, delegasi Konsulat Jenderal Australia meninjau Pusat Penerimaan Informasi Kedaruratan 24 Jam (Command Center) Basarnas Balikpapan untuk melihat secara langsung mekanisme penerimaan laporan darurat, sistem komunikasi, serta alur koordinasi operasi SAR.
Delegasi juga meninjau berbagai alat utama (alut) SAR yang digunakan dalam operasi penyelamatan di lapangan.
Selain itu, rombongan menyaksikan latihan rutin para rescuer Basarnas sebagai bagian dari upaya menjaga profesionalisme dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai kondisi darurat.
Melalui kunjungan ini, Basarnas Balikpapan dan Konsulat Jenderal Australia menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi, membangun komunikasi yang efektif, dan meningkatkan koordinasi dalam penyelenggaraan operasi pencarian dan pertolongan.
Kerja sama tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan SAR yang semakin responsif, profesional, dan berstandar internasional, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi kedaruratan di Kalimantan Timur dan kawasan IKN.
Penulis : Samsul/Kantor SAR Balikpapan
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
