Belanda vs Swedia: Oranje Hadapi Ujian Berat, The Yellow Blue Sedang Percaya Diri
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Pertarungan dua kekuatan Eropa akan tersaji saat Belanda menghadapi Swedia pada laga kedua Grup F Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Minggu (21/6/2026) dini hari. Kedua tim datang dengan modal berbeda, namun sama-sama mengincar kemenangan untuk memperbesar peluang lolos ke fase gugur.
Belanda mengawali turnamen dengan hasil imbang 2-2 melawan Jepang dalam laga yang berlangsung menarik. Sementara Swedia tampil lebih meyakinkan setelah membungkam Tunisia dengan skor telak 5-1.
Hasil tersebut membuat Swedia sementara memimpin klasemen Grup F dengan tiga poin. Jepang dan Belanda sama-sama mengoleksi satu poin, sedangkan Tunisia berada di dasar klasemen tanpa poin.
Secara historis, Belanda dan Swedia bukanlah lawan asing. Kedua negara kerap bertemu dalam laga persahabatan maupun kompetisi resmi Eropa. Namun di Piala Dunia, pertemuan paling dikenang terjadi pada edisi 1974 di Jerman Barat.
Saat itu kedua tim bermain imbang tanpa gol. Meski demikian, pertandingan tersebut tetap tercatat dalam sejarah sepak bola dunia karena menjadi momen lahirnya gerakan legendaris “The Cruyff Turn” yang diperagakan Johan Cruyff dan hingga kini masih dikenang sebagai salah satu teknik paling ikonik dalam sepak bola.
Belanda datang ke Piala Dunia 2026 dengan status juara grup kualifikasi setelah tampil dominan sepanjang fase penyisihan. Sementara Swedia harus melalui jalur play-off dengan menyingkirkan Ukraina dan Polandia untuk mengamankan tiket ke putaran final.
Koeman: Ini Pertandingan Sulit
Pelatih Belanda Ronald Koeman menegaskan timnya tetap mempersiapkan pertandingan dengan pendekatan yang sama meski menghadapi lawan kuat.
“Tentu ini pertandingan yang sulit karena kami menghadapi tim dengan banyak pemain berkualitas. Namun saat memasuki lapangan, yang terpenting adalah meraih hasil. Persiapan kami tetap sama seperti biasanya,” ujar Koeman.
Di kubu Swedia, pelatih Graham Potter menilai kemenangan besar atas Tunisia belum bisa dijadikan ukuran karena level lawan yang akan dihadapi jauh berbeda.
Potter mengatakan timnya harus terus berkembang dan tampil dalam kondisi terbaik jika ingin bersaing melawan Belanda.
Meski baru memasuki pertandingan kedua, duel ini berpotensi menjadi penentu arah persaingan Grup F. Kemenangan akan membuka peluang besar menuju babak gugur, sementara hasil sebaliknya dapat membuat persaingan semakin ketat hingga laga terakhir.
Belanda diperkirakan mengandalkan kapten Virgil van Dijk bersama Cody Gakpo dan Donyell Malen untuk membongkar pertahanan Swedia. Di sisi lain, Swedia masih bertumpu pada duet tajam Alexander Isak dan Viktor Gyokeres yang tampil impresif dalam kemenangan atas Tunisia.***
Penulis: Donny Moslem/FIFA Website
Editor: Donny
BACA JUGA
