CFD Balikpapan Barat Disiapkan Jadi Ruang Publik Baru Warga

Rapat Persiapan CFD di wilayah Kecamatan Balikpapan Barat. (Foto:Ist/Inibalikpapan.com)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Kecamatan Balikpapan Barat terus mematangkan persiapan peluncuran Car Free Day (CFD) sebagai ruang publik baru bagi masyarakat. 

Tidak hanya menjadi lokasi berolahraga pada akhir pekan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi wadah interaksi dan aktivitas positif warga.

Persiapan CFD dilakukan melalui rapat koordinasi yang dipimpin Camat Balikpapan Barat Erwin Dahri. Rakor melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri, para lurah hingga tokoh masyarakat.

Sejumlah pihak yang hadir antara lain Kapolsek Balikpapan Barat AKP Hari Purnomo, perwakilan Danramil 0905-02, Danpos TNI AL Kampung Baru Kapten Komaruddin, para lurah se-Kecamatan Balikpapan Barat dan tokoh masyarakat.

Erwin mengatakan, persiapan dilakukan agar pelaksanaan CFD nantinya tidak hanya berjalan meriah, tetapi juga aman dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Menurutnya, CFD dapat menjadi ruang bagi warga untuk melakukan berbagai aktivitas tanpa harus bergantung pada fasilitas olahraga tertentu.

“CFD ini nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, jalan kaki, bersepeda dan kegiatan positif lainnya,” kata Erwin, Rabu (16/9/2026).

Ia berharap keberadaan CFD dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif menjalankan pola hidup sehat. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi kesempatan bagi warga untuk berkumpul bersama keluarga maupun berinteraksi dengan masyarakat lainnya.

“Bukan hanya olahraga, tetapi bagaimana masyarakat bisa berkumpul, berinteraksi dan melakukan kegiatan yang positif,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Kecamatan Balikpapan Barat menggandeng sejumlah pihak sejak tahap persiapan. Keterlibatan TNI-Polri menjadi salah satu perhatian karena pelaksanaan CFD akan berkaitan dengan keamanan, ketertiban serta pengaturan lalu lintas.

Penutupan Akses Kendaraan

Erwin menyebut aspek lalu lintas perlu disiapkan secara matang, terutama apabila terdapat pembatasan atau penutupan akses kendaraan bermotor di kawasan yang nantinya digunakan sebagai lokasi CFD.

“Kita harus matangkan semuanya, termasuk keamanan, ketertiban dan pengaturan lalu lintas. Jangan sampai kegiatan masyarakat justru mengganggu aktivitas warga lainnya,” jelasnya.

Selain aparat keamanan, para lurah juga diminta berperan dalam menyosialisasikan rencana CFD kepada masyarakat. Informasi mengenai pelaksanaan kegiatan perlu disampaikan sejak awal agar warga memahami ketentuan yang berlaku.

Tokoh masyarakat juga dilibatkan untuk membantu membangun partisipasi warga. Dengan demikian, CFD tidak hanya menjadi program pemerintah kecamatan, tetapi dapat tumbuh sebagai kegiatan bersama masyarakat.

Erwin berharap kolaborasi antara kecamatan, kelurahan, TNI-Polri dan masyarakat dapat membuat pelaksanaan CFD Balikpapan Barat berjalan tertib sejak awal.

“Kita ingin CFD ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Balikpapan Barat. Karena itu persiapannya harus dilakukan bersama-sama,” katanya.

Kecamatan Balikpapan Barat saat ini masih mematangkan berbagai aspek teknis sebelum CFD resmi diluncurkan. Kehadiran kegiatan tersebut diharapkan menambah pilihan ruang publik bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.***

Penulis : Dani

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses