Forum PKP Balikpapan Fokus Benahi Perizinan Perumahan
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Forum Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Kota Balikpapan menaruh perhatian pada persoalan perizinan pembangunan perumahan.
Forum tersebut mendorong penyelesaian berbagai kendala perizinan melalui komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah, pengembang, perbankan, asosiasi, serta masyarakat.
Ketua Forum PKP Kota Balikpapan, Wahyullah Bandung, mengatakan fokus tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama sejumlah pihak yang terlibat dalam sektor perumahan.
Menurut dia, persoalan perizinan menjadi salah satu hal penting yang perlu dibahas karena berkaitan langsung dengan kelancaran pembangunan perumahan di Kota Balikpapan.
“Forum PKP sepakat untuk fokus pada permasalahan perizinan perumahan di Balikpapan. Ini menjadi bagian dari rekomendasi yang kami harapkan dapat memberikan manfaat bagi kota,” ujar Wahyullah, Selasa (15/9/2026).
Ia menjelaskan, Forum PKP tidak hanya menjadi tempat menyampaikan rekomendasi, tetapi juga berfungsi sebagai penghubung antara aspirasi pengembang maupun masyarakat dengan pemerintah.
Sejumlah persoalan yang tidak memungkinkan dibahas secara langsung melalui mekanisme formal di kelompok kerja (Pokja), kata dia, dapat terlebih dahulu dikomunikasikan melalui forum tersebut.
“Forum ini menjadi jembatan aspirasi. Ada hal-hal yang mungkin tidak bisa dibahas secara formal di Pokja, tetapi dapat kita komunikasikan melalui diskusi dan pendekatan informal,” katanya.
Wahyullah menilai mekanisme tersebut penting untuk mencegah persoalan perizinan berlarut-larut. Komunikasi antarpihak diharapkan dapat membantu mencari titik temu atas kendala yang dihadapi pengembang maupun masyarakat.
Dia menyebut proses perizinan perumahan di Balikpapan saat ini mulai menunjukkan perkembangan yang lebih baik. Sejumlah proses yang sebelumnya menghadapi kendala disebut mulai berjalan lebih lancar.
Menurut Wahyullah, Forum PKP menjalankan peran tersebut sesuai dengan semangat pembentukan forum sebagai ruang koordinasi, mediasi, serta perumusan penyelesaian persoalan di sektor perumahan dan kawasan permukiman.
“Forum PKP ini juga memiliki fungsi sebagai media untuk menyelesaikan dan merumuskan masalah. Jadi, ketika ada persoalan, kita mencari solusi bersama sebelum persoalan tersebut menjadi lebih besar,” ujarnya.
Ia berharap komunikasi yang terbangun antara pemerintah daerah, pengembang, perbankan, asosiasi, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat dapat terus diperkuat.
Bagi Wahyullah, pembangunan perumahan tidak hanya menyangkut penyediaan tempat tinggal, tetapi juga berkaitan dengan kepastian proses, tata kelola pembangunan, dan kepentingan masyarakat.
Karena itu, penyelesaian persoalan perizinan dinilai perlu dilakukan secara terbuka dan kolaboratif. Dengan komunikasi yang baik, pembangunan perumahan di Balikpapan diharapkan dapat berjalan sesuai ketentuan sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat dan pelaku usaha.
“Yang paling penting adalah bagaimana semua pihak bisa duduk bersama dan mencari jalan keluar. Ketika komunikasi berjalan baik, persoalan akan lebih mudah diselesaikan dan pembangunan juga bisa berjalan,” kata Wahyullah.***
Penulis : Samsul
Editor : Ramadani
BACA JUGA
