Digital Library SMPN 12 Balikpapan Disiapkan Jadi Pusat Literasi Era Digital

Digital Library SMP Negeri 12 Balikpapan
Digital Library SMP Negeri 12 Balikpapan (foto : Inibalikpapan/Samsul)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Perpustakaan sekolah kini menghadapi tantangan baru. Di tengah derasnya arus informasi digital, ruang literasi tidak lagi cukup hanya menyediakan rak dan koleksi buku.

Kebutuhan itulah yang coba dijawab melalui pembangunan Digital Library SMP Negeri 12 Balikpapan, Kalimantan Timur. Fasilitas tersebut disiapkan bukan sekadar sebagai perpustakaan elektronik, tetapi sebagai ruang belajar yang mempertemukan literasi, teknologi, kreativitas, dan pembentukan karakter siswa.

Pembangunan Digital Library SMPN 12 Balikpapan merupakan hasil kolaborasi Centratama Group dan Habitat for Humanity Indonesia melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan fasilitas tersebut digelar di SMPN 12 Balikpapan, Kamis (3/9/2026).

Kehadiran fasilitas ini diharapkan memperkuat budaya literasi sekaligus mendorong siswa lebih cakap memanfaatkan teknologi secara positif.

Tantangan Literasi di Tengah Banjir Informasi

Perkembangan teknologi membuat akses terhadap informasi semakin mudah. Namun, kemudahan tersebut juga membawa tantangan baru bagi pelajar.

Siswa tidak hanya dituntut mampu membaca dan mencari informasi, tetapi juga harus memiliki kemampuan memilah informasi, memahami etika digital, serta menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

Dalam konteks itu, Digital Library SMPN 12 Balikpapan diharapkan menjadi ruang yang mendorong siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pembelajar yang kritis dan kreatif.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Balikpapan Erriansyah Haryono menjadi bagian dari jajaran pemerintah daerah yang mendukung penguatan ekosistem digital di Kota Balikpapan.

Pembangunan fasilitas pendidikan berbasis digital dinilai relevan dengan posisi Balikpapan sebagai salah satu kota strategis penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Pertumbuhan kota dan pembangunan kawasan, kata pemerintah, harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Digital Library Bukan Sekadar Perpustakaan Elektronik

Konsep Digital Library di SMPN 12 Balikpapan diarahkan lebih luas dari sekadar menyediakan buku dalam format digital.

Ruang tersebut dapat dikembangkan menjadi pusat pembelajaran, eksplorasi pengetahuan hingga tempat siswa mengembangkan kreativitas.

Dengan pendekatan tersebut, perpustakaan diharapkan tidak lagi identik dengan ruang yang hanya dikunjungi ketika siswa membutuhkan buku untuk tugas sekolah.

Sebaliknya, perpustakaan dapat menjadi ruang interaksi dan pembelajaran yang mengikuti perubahan kebiasaan generasi muda.

Namun, transformasi digital di lingkungan sekolah juga membutuhkan pendampingan.

Teknologi tidak dapat berdiri sendiri. Peran guru dan orangtua tetap penting untuk memastikan kemudahan akses informasi tidak justru membuat siswa kehilangan kemampuan berpikir kritis maupun nilai-nilai moral dan etika.

CSR Swasta Perkuat Fasilitas Pendidikan

Pembangunan Digital Library SMPN 12 Balikpapan juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan lembaga sosial dalam memperkuat fasilitas pendidikan.

Dukungan melalui program CSR dapat menjadi pelengkap terhadap upaya pemerintah menyediakan sarana pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan generasi muda.

Bagi siswa SMPN 12 Balikpapan, perpustakaan baru ini diharapkan menjadi ruang untuk menemukan pengetahuan dan gagasan baru.

Lebih jauh, fasilitas tersebut diharapkan membantu siswa melihat dunia yang lebih luas melalui teknologi, tanpa mengabaikan karakter, moral dan etika.

Pada akhirnya, makna literasi tidak berhenti pada seberapa banyak buku yang dibaca seorang siswa. Literasi juga menyangkut bagaimana pengetahuan tersebut membentuk cara berpikir, mengambil keputusan dan bertindak.

Karena itu, Digital Library SMPN 12 Balikpapan diharapkan menjadi ruang tumbuh generasi muda yang mampu memadukan pengetahuan, teknologi dan karakter.

Dengan dimulainya groundbreaking pembangunan fasilitas tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan berharap kolaborasi serupa dapat terus berkembang sehingga semakin banyak sekolah memiliki sarana pendidikan yang mampu menjawab tantangan era digital.

Penulis : Samsul

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses