Festival Rakyat 2026 Dibuka, Kadin Kaltim dan TNI Ajak Masyarakat Perkuat UMKM Lokal

Festival Rakyat Kaltim 2026 resmi dibuka di Monpera Balikpapan dengan melibatkan pelaku UMKM.(Foto:Samsul/Inibalikpapan.com)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Festival Rakyat Kaltim 2026 resmi dibuka di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Balikpapan, Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang digelar serentak di 34 provinsi ini menjadi ajang kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pembukaan festival dihadiri berbagai unsur pemerintah dan masyarakat. Sambutan Gubernur Kalimantan Timur dibacakan oleh Staf Ahli Gubernur Kalimantan Timur Bidang Sumber Daya Alam, Perekonomian Daerah, dan Kesejahteraan Rakyat, Ir. Sitypuriayi Fariansyah Yan, M.Si.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Timur beserta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan Festival Rakyat 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah, dunia usaha, TNI, Polri, komunitas, dan masyarakat mampu menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

“Festival ini bukan sekadar hiburan. Di balik ramainya pengunjung terdapat pelaku UMKM yang memperoleh kesempatan memasarkan produknya, pedagang yang mendapatkan tambahan penghasilan, komunitas yang memiliki ruang untuk berkarya, serta masyarakat yang dapat menikmati kebersamaan bersama keluarga,” ujarnya.

Ia mengatakan dipilihnya kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Balikpapan sebagai lokasi penyelenggaraan memiliki makna tersendiri. Semangat perjuangan para pendahulu, menurutnya, kini diteruskan melalui upaya membangun kesejahteraan masyarakat dengan memperkuat UMKM, ekonomi kreatif, dan budaya gotong royong.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, lanjutnya, berkomitmen terus mendorong pertumbuhan UMKM sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah. Karena itu, Festival Rakyat yang menghadirkan bazar UMKM, layanan publik, hiburan rakyat, hingga berbagai aktivitas komunitas diharapkan mampu memperluas promosi produk lokal.

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0905/Balikpapan Kolonel Inf. Denny Salurerung, S.Sos., menilai Festival Rakyat bukan hanya menjadi agenda hiburan masyarakat, tetapi juga momentum mempererat persatuan dan menggerakkan ekonomi daerah.

“Festival Rakyat menjadi ruang yang mempertemukan berbagai elemen bangsa dalam semangat gotong royong. TNI, Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, komunitas, hingga masyarakat bersatu mendukung kemajuan daerah melalui kolaborasi yang nyata,” katanya.

Menurut Denny, bazar UMKM yang berlangsung selama sepekan diharapkan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk unggulan Kalimantan Timur. Ia mengajak masyarakat untuk membeli, menggunakan, dan mempromosikan produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha.

“Dukungan masyarakat terhadap produk UMKM akan memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi daerah. Semakin banyak masyarakat mencintai produk lokal, semakin besar pula peluang UMKM berkembang,” ujarnya.

Selain bazar UMKM, Festival Rakyat 2026 juga menghadirkan berbagai layanan publik, hiburan keluarga, wahana permainan, kegiatan sosial, hingga nonton bareng Piala Dunia 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.

Dandim juga mengingatkan seluruh panitia, peserta bazar, maupun pengunjung agar bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan selama festival berlangsung.

“Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Balikpapan dan Kalimantan Timur dikenal sebagai masyarakat yang tertib, ramah, serta menjunjung tinggi nilai persatuan. Dengan semangat kebersamaan itu, Festival Rakyat 2026 diharapkan berjalan lancar, memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung produk-produk lokal hasil karya pelaku UMKM. Menurutnya, setiap pembelian produk lokal merupakan bentuk dukungan nyata terhadap perekonomian masyarakat dan akan mendorong pelaku usaha untuk terus berkembang serta meningkatkan kualitas produknya.

Festival Rakyat 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi wadah promosi produk unggulan daerah, memperluas pasar UMKM, serta memperkuat semangat gotong royong dan persatuan masyarakat Kalimantan Timur dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses